Kinerja Moncer, Premi CIU Insurance Melesat 104% di Tengah Tantangan Industri
JAKARTA, investortrust.id - PT Citra International Underwriters (CIU Insurance) mencatatkan kinerja luar biasa sepanjang tahun 2024. Perusahaan berhasil membukukan pendapatan premi sebesar Rp 2,16 triliun atau melesat 104% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp 1,06 triliun.
Tak hanya dari sisi premi, CIU Insurance juga mencatatkan laba tahun berjalan sebesar Rp 11,82 miliar. Ini mencerminkan pertumbuhan yang solid dan pengelolaan portofolio yang efektif.
Dari total nilai investasi sebesar Rp 172,36 miliar, sebagian besar dana ditempatkan pada instrumen-instrumen yang tergolong aman dan stabil. Alokasi terbesar mengalir ke deposito berjangka sebesar Rp 119 miliar, disusul oleh Surat Berharga Negara (SBN) senilai Rp 34,72 miliar. Sementara itu, investasi pada reksa dana tercatat sebesar Rp 18,58 miliar, saham sebesar Rp 30 juta, dan penyertaan langsung senilai Rp 25 juta.
Sementara dari kategori non investasi tercatat kontribusi terbesar terhadap total aset perusahaan, dengan nilai mencapai Rp 836,410 miliar, angka ini meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya yang tercatat Rp 711,994 miliar.
Baca Juga
CIU Insurance Targetkan Premi Bruto Tembus Rp 2 Triliun hingga Akhir Tahun
Dari total aset bukan investasi tersebut, kontributor terbesar adalah tagihan premi penutupan langsung, yang mencapai Rp 356,616 miliar atau sekitar 42,6% dari total bukan investasi. Angka ini naik dari Rp 305,724 miliar pada 2023. Kontribusi lainnya dalam aset non investasi tahun 2024 meliputi kas dan bank Rp 293,35 miliar, aset reasuransi Rp 120,93 miliar, tagihan klaim reasuransi Rp 17,48 miliar dan aset tetap lain Rp 6,5 miliar.
Adapun rasio Risk Based Capital (RBC) perusahaan mencapai 188% di tahun 2024. Di mana sesuai dengan Pasal 3 ayat (1), ayat (2) dan ayat (3), Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 71/POJK.05/2016 tentang Kesehatan Keuangan Perusahan Asuransi dan Perusahaan Reasuransi, rasio pencapaian tingkat solvabilitas sekurang-kurangnya adalah 100% dengan target internal paling rendah 120% dari Modal Minimum Berbasis Risiko (MMBR).
Berkat pencapaian ini, CIU Insurance berhasil masuk dalam nominasi Investortrust Best Insurance Awards 2025 untuk kategori perusahaan asuransi umum dengan total aset di kisaran Rp 1 hingga 2 triliun. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap pelaku industri asuransi yang mampu mencatatkan performa gemilang secara konsisten di tengah tantangan ekonomi.
Sebagai informasi, CIU Insurance merupakan perusahaan asuransi umum nasional yang berdiri sejak tahun 1988 atas prakarsa Mayor Jenderal (Pol) Wahjoe BBA (Alm.) bersama putranya, Luki Hermanto Wahjoe. Sejak itu, CIU Insurance terus berkembang, mengantongi izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan memperluas portofolio produk asuransi untuk segmen korporasi maupun retail.

