Visa Punya 9.000 Ahli Keamanan Siber, Ini Tugasnya
JAKARTA, investortrust.id – PT Visa Worldwide Indonesia atau Visa Indonesia sangat memperhatikan keamanan siber (cyber security). Itu sebabnya, dari sekitar 25.000 pegawai Visa, terdapat 9.000 pegawai ahlidi bidang keamanan siber yang bertugas menjaga akun nasabah di 200 negara.
“Ini industri kepercayaan. Maka kami sangat memperhatikan keamanan, terutama cyber security. Visa punya 25 ribu pegawai di seluruh dunia. Dari jumlah itu, sekitar 9.000 itu cyber security expert supaya benar-benar menjaga ekosistemnya di 200 negara,” jelas Presiden Direktur Visa Indonesia, Riko Abdurrahman di Grand Hyatt, Jakarta, Selasa (19/3/2024).
Baca Juga
Riko menambahkan, untuk menuju masyarakat tanpa uang tunai (cashless society) sebagaimana dicanangkan pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bank Indonesia (BI), kepercayaan (trust) konsumen atau nasabah terhadap keamanan dan teknologi digital adalah kuncinya.
“Yang pasti, industri ini adalah industri kepercayaan. Jadi, kalau orang tidak percaya dengan teknologinya atau keamanannya, otomatis nggak akan dipakai. Jadi memang salah satu yang utama adalah menjaga ekosistem financial digital, baik dari teknologi maupun keamanannya,” ujar dia.
Baca Juga
Visa Ungkap 85% Masyarakat Indonesia Tertarik Gunakan Kartu ‘Contactless’
Visa Indonesia mencatat rata-rata penggunaan dompet digital (e-wallet) oleh masyarakat Indonesia mencapai 92%, sedangkan penggunaan internet banking sekitar 81%.
Frekuensi penggunaan virtual banking didominasi gen Y dan gen Z sebesar 84%. Sekitar 94% masyarakat Indonesia merasa puas atas pelayanan yang sudah terdigitalisasi.

