Startup Meanwhile Raup Pendanaan US$ 40 Juta, Tawarkan Asuransi Jiwa Berbasis Bitcoin
JAKARTA, investortrust.id - Startup kripto Meanwhile mengumumkan telah mengumpulkan dana sebesar US$ 40 juta dalam putaran pendanaan Seri A untuk memperluas layanan asuransi jiwa berdenominasi Bitcoin.
Pendanaan ini dipimpin oleh Framework Ventures dan Fulgur Ventures, dengan dukungan dari sejumlah investor besar termasuk pendiri Xapo yaitu Wences Casares. Sebelumnya, Meanwhile telah mengantongi pendanaan awal senilai US$ 20,5 juta yang turut didukung oleh CEO OpenAI yakni Sam Altman.
Berbasis di Bermuda, dan diatur oleh Otoritas Moneter di sana, Meanwhile menawarkan polis asuransi jiwa seumur hidup yang seluruh transaksinya dilakukan menggunakan Bitcoin. Model ini memungkinkan nasabah untuk membayar premi bulanan dalam bentuk BTC dan menerima manfaat klaim asuransi dengan aset kripto yang sama.
Baca Juga
Fitur lain yang ditawarkan ialah akses bebas pajak ke nilai polis melalui pinjaman atau penarikan sebagian. Salah satu pendiri Meanwhile Zac Townsend mengungkapkan, layanan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan warga di negara-negara dengan inflasi tinggi atau mata uang yang tidak stabil.
”Meanwhile telah memberikan jangkauan yang sangat luas pada pasar yang dapat dituju,” ujarnya, dilansir dari CoinTelegraph, Sabtu (12/4/2025).
Meski peran Bitcoin sebagai lindung nilai terhadap inflasi masih menjadi perdebatan, aset kripto ini tetap menjadi pilihan populer bagi investor yang ingin menyimpan nilai dalam jangka waktu panjang. Sebuah studi tahun 2025 yang diterbitkan dalam Journal of Economics and Business menyatakan, Bitcoin sebagai pelindung inflasi mungkin menurun karena meningkatnya adopsi institusional.
Baca Juga
Bitcoin Disebut Bisa Jadi Aset 'Safe Haven', Begini Tanggapan OJK
Namun, para analis seperti Anthony Pompliano menyebut bahwa lonjakan minat terhadap Bitcoin selama pandemi menunjukkan keyakinan pasar terhadap fungsinya sebagai aset pelindung nilai.
Di tengah volatilitas pasar, harga Bitcoin sempat turun di bawah US$ 80.000 pada 10 April 2025, menyusul rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) yang menunjukkan penurunan laju inflasi tahunan dari 2,8% di Februari menjadi 2,4% pada Maret 2025. Sementara itu, jika melirik data CoinTelegraph, Sabtu (12/4/2025), harga Bitcoin saat ini berada di level US$ 83.147,95 pada pukul 08.37 WIB atau naik 4,26% dalam 24 jam terakhir.

