Kembali Diangkat Jadi Dirut Bank Mandiri, Begini Profil Lengkap Darmawan Junaidi
JAKARTA, investortrust.id - Darmawan Junaidi kembali dipercaya untuk menjabat sebagai Direktur Utama PT Bank Mandiri Persero Tbk (BMRI). Hal tersebut sesuai hasil dari rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) yang digelar beberapa waktu lalu (25/3).
Dengan penunjukkan kembali dirinya, menegaskan rekam jejak kepemimpinan Darmawan yang solid dalam membawa salah satu bank pelat merah ini melalui berbagai tantangan yang ada di depan mata.
Baca Juga
Cuan Berlipat! Dividen BRI dan Bank Mandiri Ternyata Cair di Hari yang Sama Lho, Ini Tanggalnya
Melansir laman resmi Bank Mandiri, Kamis (3/4/2025), Darmawan Junaidi lahir di Palembang, Sumatera Selatan, pada tahun 1966. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana (S1) di Universitas Sriwijaya, Palembang, sebelum berkarir di industri keuangan dan perbankan.
Dikenal sebagai figur yang kaya akan pengalaman, Darmawan pernah menduduki berbagai posisi strategis di sektor perbankan maupun industri lainnya. Sebelum menjadi Direktur Utama bank berkode saham BMRI ini, Darmawan menduduki posisi Direktur Treasury dan International Banking Bank Mandiri periode 2018 hingga 2020.
Sebelumnya, ia menjabat Direktur Treasury Bank Mandiri pada 2017 hingga 2018. Salah satu keberhasilan Darmawan ketika menjadi direktur adalah memberikan kontribusi pendapatan sebesar 18% dari pendapatan Bank Mandiri di tahun 2019.
Di tahun yang sama atau pada 2017, Darmawan pernah menjadi Plt Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Jika menilik lebih jauh, ia juga pernah didapuk menjadi Komisaris Utama PT Semen Kupang Indonesia pada 2016 sampai 2017.
Baca Juga
Tumbuh 7,8%, Bank Mandiri (BMRI) Cetak Laba Bersih Rp 3,6 Triliun per Februari 2025
Di periode yang sama, Darmawan juga pernah mengemban tugas sebagai Direktur Keuangan di PT Semen Indonesia (Persero) Tbk pada 2016 hingga 2017.
Awal mula Darmawan merintis karir di Bank Mandiri yaitu sebagai treasury dealer selama kurang lebih satu dekade, sejak Juni 1999 hingga Februari 2009. Atau selang delapan bulan usai perseroan terbentuk hasil merger dari empat bank yakni Bank Bumi Daya, Bank Dagang Negara, Bank Ekspor Impor Indonesia, dan Bank Pembangunan Indonesia
Karirnya kemudian naik menjadi vice president treasury Bank Mandiri pada Februari 2009 hingga Januari 2012, senior vice president pada Januari 2012 sampai Desember 2014. Lalu ia juga sempat menjadi regional CEO Bali & Nusa Tenggara Bank Mandiri pada Januari 2015 hingga Januari 2016.
Selain itu, Darmawan juga pernah dipercaya untuk menduduki jabatan Head of Treasury Group Bank Mandiri pada Januari hingga Mei 2016, meski masanya jabatannya terbilang tidak lama.

