Bank UOB Resmi Akuisisi Bisnis Konsumer Citi Indonesia Rp 1,06 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank UOB Indonesia merampungkan transaksi jual beli aset dan liabilitas terhadap bisnis konsumer Citibank N.A. Cabang Jakarta (Citi Indonesia), senilai Rp 1,06 triliun.
Direktur Utama PT Bank UOB Indonesia, Hendra Gunawan, mengatakan, penyelesaian transaksi jual-beli aset dan liabilitas tersebut resmi berlalu pada tanggal 18 November 2023. Dengan begitu nasabah Citi Indonesia resmi beralih menjadi nasabah UOB Indonesia.
“Transaksi tersebut mengacu pada Perjanjian Jual-Beli Aset dan Liabilitas yang ditandatangani Bank UOB dan Citbank pada tanggal 14 Januari 2022,” papar Hendra dalam pengumuman keterbukaan informasi yang dilansir, Senin (20/11/2023).
Baca Juga
Waspada Koreksi Teknikal IHSG, Pantau ADRO, INTP, PNLF dan SMDR
Pembayaran transaksi diselesaikan secara tunai dengan dana yang bersumber dari kas internal Perseroan. “Tidak terdapat hubungan afiliasi antara Perseroan dengan Citibank N.A. Cabang Jakarta,” sambungnya.
Lebih lanjut dikatakan Hendra, informasi atau fakta material yang disampaikan terkait transaksi ini tidak memiliki dampak signifikan terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelansungan usaha Perseroan di masa datang.
Diketahui, Citibank memutuskan berhenti beroperasi di Indonesia, dan sejak 18 November seluruh nasabah ritel Citi Indonesia resmi menjadi nasabah UOB Indonesia.
Baca Juga
Sebelumnya, CEO Citi Indonesia Batara Sianturi mengatakan, transaksi penjualan aset mencakup bisnis consumer banking termasuk kartu kredit dan wealth management. Namun tidak termasuk bisnis institutional banking, di mana Citi akan tetap berkomitmen dan fokus untuk melayani para klien institusional baik secara lokal, regional, maupun global.
“Hingga proses pengalihan usai, Citi berkomitmen untuk melayani dan mendukung nasabah kami," ujar Batara, dalam paparan kinerja kuartal III-2023, Citi Indonesia belum lama ini.

