Bank QNB Indonesia (BKSW) Gandeng TheFoodhall, Manjakan Nasabah dengan Diskon
JAKARTA, Investortrust.id – PT Bank QNB Indonesia Tbk (BKSW), anak usaha QNB Group menjalin kemitraan strategis dengan supermarket premium, TheFoodhall. Kerja sama yang digalang pada Sabtu (16/11/2024) tersebut ditujukan untuk menghadirkan penawaran menarik bagi nasabah QNB First ketika berbelanja menggunakan kartu debit Bank QNB Indonesia.
Kerja sama ini dilakukan untuk memberikan nilai tambah kepada nasabah Bank QNB Indonesia, dan memungkinkan nasabah untuk menikmati first-class shopping experience di TheFoodhall dengan penawaran eksklusif dan kesempatan belanja lebih hemat.
Pada kesempatan yang sama, Bank QNB Indonesia dan TheFoodhall juga menyelenggarakan acara istimewa bertajuk “Omakase Coffee”, eksklusif bagi nasabah QNB First. Dalam acara tersebut, nasabah berkesempatan menikmati pengalaman unik, yaitu sajian kopi dari Mikael Jasin, barista ternama dunia dan Juara Barista Dunia (World Barista Champion 2024), yang berbagi wawasan profesionalnya kepada para nasabah.
Baca Juga
“Dengan menggunakan kartu debit Bank QNB Indonesia saat melakukan pembayaran, nasabah akan selalu mendapatkan pengalaman berbelanja yang berharga, tidak hanya dalam hal kenyamanan, tetapi juga dimanjakan dengan manfaat-manfaat yang bernilai tambah,” kata Grace Luzar, Head of Retail Banking Bank QNB Indonesia dalam pernyataan yang diterima Selasa (19/11/2024).
Sedikit informasi, PT Bank QNB Indonesia Tbk didirikan di Medan pada 1913 dengan nama NV Chunghwa Sangyeh Maatschappij dan kemudian pada 1965 dikenal sebagai PT Bank Kesawan. Pada 2011, Bank memperkuat struktur permodalannya melalui rights issue yang menjadikan QNB Group sebagai pemegang saham pengendali dan berganti nama menjadi PT Bank QNB Kesawan Tbk, dan kemudian pada 2014, PT Bank QNB Indonesia Tbk.
BKSW mencatatkan laba bersih sebesar Rp67,79 miliar per September 2024, naik 3,48% secara tahunan (year on year/YoY) dibanding Rp65,51 miliar pada September 2023. Perseroan mencatatkan penurunan pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) sebesar 12,76% di angka Rp350,23 miliar pada kuartal III/2024.
Namun perseroan mampu membalikkan kerugian penurunan nilai aset keuangan atau impairment dari beban sebesar Rp59,83 miliar pada September 2023 menjadi pemulihan senilai Rp49,82 miliar pada September 2024. Beban lainnya pun tercatat menyusut 6,22% secara tahunan menuju level Rp171,68 miliar, dari angka Rp183,06 miliar pada periode sama tahun lalu.

