Amar Bank Kucurkan Pendanaan Supply Chain
JAKARTA, Investortrust.id – PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR), bank digital yang melayani segmen ritel dan UMKM, menandatangani kerja sama dengan PT Maulana Karya Persada, yang memperluas jangkauan pembiayaan AMAR di supply chain financing.
MKP adalah salah satu pelaku usaha minyak kelapa sawit (CPO) serta produk turunannya seperti bahan bakar alternatif ramah lingkungan (renewable energy) dari cangkang kelapa sawit, kernel shell, hingga tandan kelapa sawit. MKP berdiri sejak 2012, dan beroperasi dengan dua pabrik kelapa sawit di wilayah Kalimantan Barat.
Pembiayaan bentuk supply chain adalah upaya yang ditempuh dalam memperluas keterjangkauan Amar Bank dalam menyalurkan modal usaha produktif kepada para supplier yang rekam jejaknya sudah terbukti serta terseleksi dari MKP.
Baca Juga
PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) Cetak Kenaikan Laba Bersih 193,8%
Kerja sama ini bernilai ratusan miliar dan dipastikan penggunaannya untuk menunjang perkembangan unit bisnis yang akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi skala nasional. Pasalnya pembiayaan ini akan dinikmati puluhan dan ratusan pelaku usaha dalam segmen retail serta UMKM.
Eka Banyuaji, Direktur Korporasi, Komersial dan Operasional PT Bank Amar Indonesia Tbk, mengatakan sebagai digital bank di Indonesia, Amar Bank terus mendukung segmen UMKM serta para pengusaha retail.
“Melalui kerja sama yang salah satunya kami lakukan dengan MKP, kami optimis untuk turut berkontribusi secara signifikan dalam mendorong pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Strategi ini terus kami lakukan berkelanjutan dalam menjangkau para mitra bisnis yang akan menjembatani penyaluran pendanaan supply chain hingga mampu diakses dan dinikmati lebih banyak lagi pelaku UMKM,” kata Eka.
Mekanisme kerja sama pembiayaan melalui bentuk supply chain, proses seleksi awal untuk calon mitra bisnis telah dilakukan oleh Amar Bank dengan mempertimbangkan berbagai hal, di antaranya status perusahaan besar yang memiliki rantai supplier dan distributor aktif untuk tujuan pendanaan produktif, dengan plafon bisa mencapai lebih dari Rp25 miliar.
Pada kuartal III-2023, Amar Bank berhasil membukukan pertumbuhan laba bersih secara year-on-year (YoY) sebesar 193,81% menjadi Rp162 miliar. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama di tahun 2022 yang mencatatkan rugi Rp172,87 miliar.
Secara quarter-on-quarter Perseroan juga mencatatkan kenaikan laba sebesar 52,43% menjadi Rp77,14 miliar pada kuartal III-2023 dibanding kuartal II-2023 sebesar Rp50,61 miliar.

