Di Executive Gathering Forum, AAUI Soroti 3 Hal Ini
JAKARTA, investortrust.id - Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menyatakan, industri perasuransian khususnya general insurance menghadapi berbagai tantangan yang tidak mudah saat ini. Untuk menjawab tantangan tersebut, AAUI menggelar Executive Gathering Forum, Kamis (19/9/2024).
Ketua Umum AAUI Budi Herawan mengungkapkan, ada tiga hal yang saat ini menjadi fokus utama pihaknya dalam acara ini, yaitu terkait permodalan, pembahasan tarif, dan kode etik dalam berbisnis di industri asuransi.
“Di kepengurusan AAUI juga sudah sering melakukan pertemuan dengan regulator seperti OJK (Otoritas Jasa Keuangan). OJK selalu mendorong industri ini untuk terus tumbuh berkelanjutan,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Jumat (20/9/2024).
Baca Juga
Saat ini industri asuransi umum, lanjut Budi, juga dihadapkan pada dinamika yang berkaitan dengan perolehan premi yang kadang kali menjadi persoalan, misalnya seperti perang tarif, komisi fee dari penjualan, atau lainnya.
“Untuk itu kita semua perlu berbenah,” katanya.
Sementara itu, Deputi Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Iwan Pasila mengatakan, pihaknya terus mendorong pertumbuhan industri asuransi, salah satunya dengan berkomunikasi dengan pelaku industri.
“Dalam rangka perbaikan etika bisnis di industri asuransi yang mengikuti standar GCG (good corporate governance),” ucap dia.
Baca Juga
AAUI Usul Skema Asuransi Wajib Disertakan dalam Pajak Tahunan Kendaraan Bermotor
Saat ini, dikatakan Iwan, pihaknya tengah mempersiapkan database agen asuransi serta sistem untuk mendeteksi fraud secara khusus untuk industri perasuransian. Namun implementasi hal ini tentunya membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

