Melambung 56,2%, Asuransi Kredit Penyumbang Premi Terbesar Kedua di General Insurance
JAKARTA, investortrust.id – Pendapatan premi dari lini bisnis asuransi kredit melambung 56,2%, dari Rp 14,30 triliun di 2022 menjadi Rp 22,34 triliun di tahun lalu. Pertumbuhan tersebut menjadikannya lini bisnis penyumbang premi terbesar kedua, menggeser lini kendaraan bermotor, di general insurance.
“Hal ini (pertumbuhan) terkait dengan tumbuhnya kredit baru dan pembiayaan korporasi,” ujar Wakil Ketua Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Bidang Riset & Statistik Trinita Situmeang, dalam konferensi pers full year 2023 AAUI, di Jakarta, Selasa (28/02/2024).
Merujuk data AAJI, dari pendapatan premi industri asuransi umum tahun lalu yang tercatat Rp 103,87 triliun, dikontribusi tiga lini bisnis dengan penyumbang premi tertinggi. Ini mencakup properti dengan pangsa 25,5%, asuransi kredit 21,5%, dan kendaraan bermotor dengan market share 18,8%.Baca Juga
AAUI Beberkan Tantangan dan Peluang Industri Asuransi Umum di 2024
"Jika dibandingkan tahun 2022, tiga lini tersebut masih menjadi penyumbang terbesar dari total premi industri. Namun, ada sedikit pergeseran komposisi, di mana pada 2022, asuransi properti memiliki pangsa 29%, diikuti asuransi kendaraan 20%, dan asuransi kredit menggenggam market share 16%," paparnya.
Dari kontribusi masing-masing lini bisnis tersebut, terlihat premi dari lini asuransi kredit menggeser lini kendaraan bermotordi tahun lalu , yang pada 2022 masih menjadi kontributor premi terbesar kedua .
Dari kontribusi masing-masing lini bisnis tersebut, terlihat premi dari lini asuransi kredit menggeser lini kendaraan bermotordi tahun lalu , yang pada 2022 masih menjadi kontributor premi terbesar kedua .
"Adapun total premi asuransi umum sebesar Rp 103,87 triliun di tahun lalu tersebut tumbuh 15,3% dibanding tahun 2022, yang tercatat Rp 90,12 triliun. Ini (pertumbuhan premi) memang di atas perkiraan kami sebelumnya, karena sampai kuartal ketiga kemarin ada beberapa lini bisnis yang masih membukukan kontraksi, bukan pertumbuhan,” kata Trinita.

