Dorong Pertumbuhan Bisnis Digital, Ini 2 Jurus Bank Raya
JAKARTA, investortrust.id - Direktur Utama PT Bank Raya Indonesia Tbk Ida Bagus Ketut Subagia mengungkapkan, perusahaan memiliki dua jurus utama dalam mendorong pertumbuhan bisnis digital di bank berkode saham AGRO ini.
“Strategi bisnis yang akan kami lakukan untuk menangkap peluang dan potensi. Strateginya ada dua, yaitu ada eksploitasi dan eksplorasi,” ujarnya, dalam Public Expose Live 2024, secara virtual, Selasa (27/8/2024).
Dikatakan Bagus, maksud dari strategi pertama yaitu eksploitasi adalah Bank Raya ingin memanfaatkan semaksimal mungkin apa yang saat ini dikelola, untuk bisa terus dikembangkan dan ditingkatkan ke depannya.
Baca Juga
Melesat 116% di Semester I 2024, Bank Raya Optimistis Prospek Laba Cemerlang hingga Akhir Tahun
“Baik itu di ekosistem BRI Grup maupun di luar ekosistem yang sudah ada outstanding-nya di kami baik itu di bidang keagenan maupun partnership yang telah kami jalin,” katanya.
Strategi pertama tersebut, lanjut Bagus, sejalan dengan arah bisnis Bank Raya di 2024-2025, yakni memperkuat dan mengoptimalkan bisnis dalam ekosistem.
“Memperkuat nilai proposisi kami melalui perbaikan berkelanjutan. Sementara itu, mengoptimalkan peluang bisnis dalam Grup BRI melalui berbagai saluran bisnis dalam ekosistem,” ucapnya.
Baca Juga
Hasil RUPSLB Bank Raya (AGRO), Setujui Buyback Saham hingga Pengangkatan Komisaris
Kemudian terkait eksplorasi, lanjut Bagus, anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) ini akan melakukan eksplorasi kepada bisnis-bisnis di dalam ekosistem BRI Grup yang belum tergarap dengan optimal, dan juga menggarap potensi bisnis di luar ekosistem BRI Grup.
Hal ini juga sejalan dengan arah bisnis Bank Raya di 2026 dan seterusnya, dimana mempunyai kunci optimalisasi bisnis digital. Dengan mengeksploitasi potensi sinergi dan mengeksplorasi ekosistem baru bersama dengan inovasi produk dan layanan digital.

