Hingga Semester I 2024, Dana Murah Bank Muamalat Naik 4,9% Menjadi Rp 21,7 Triliun
JAKARTA, investortrust.id - Hingga semester I 2024, dana murah atau current account saving account (CASA) PT Bank Muamalat Tbk mencatatkan peningkatan 4,9% menjadi Rp 21,7 triliun, dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 20,7 triliun.
Direktur Bank Muamalat Karno mengungkapkan, kenaikan CASA paling tinggi terjadi pada komponen giro yang tumbuh 12,2% secara tahunan menjadi Rp 5,4 triliun di semester I 2024.
“Hal ini menunjukan kemampuan Bank Muamalat untuk menghimpun sumber dana yang berbiaya rendah,” ujarnya, dalam keterangan resmi, Rabu (31/7/2024).
Baca Juga
Gandeng Universitas Paramadina, Bank muamalat Dorong Peningkatan SDM Syariah
Secara keseluruhan, lanjut Karno, total dana pihak ketiga (DPK) Bank Muamalat tercatat Rp 43,8 triliun hingga semester I 2024. Salah satu pendorong pertumbuhan DPK adalah fokus bisnis Bank Muamalat dalam mengakuisisi nasabah payroll khususnya di segmen aparatur sipil negara (ASN).
“Hal ini yang menjadi penggerak utama pertumbuhan dana murah khususnya giro,” katanya.
Baca Juga
Bank Muamalat Bidik Dana Kelolaan Segmen Prioritas Tumbuh 20% di Tahun Ini
Menurutnya, dengan meluasnya bisnis payroll diharapkan dapat menjadi acuan bagi produk lain seperti pembiayaan. Hingga Juni 2024, Bank Muamalat mencatatkan pertumbuhan pembiayaan sebesar 1,9% secara tahunan.
“Pertumbuhan tertinggi tercatat pada pembiayaan berbagi hasil (musyarakah) yang tumbuh sebesar 16,5%,” ucap Karno.

