Ini Cara Memproteksi Keuangan secara Syariah untuk Menjamin Masa Depan Keluarga
JAKARTA, investortrust.id – Istilah keuangan syariah sudah sangat familiar bagi masyarakat di Tanah Air. Namun, belum semua orang tahu bagaimana memproteksi keuangan secara syariah untuk melindungi masa depan. Unit Usaha Syariah (UUS) Maybank Indonesia memberikan lima cara untuk memproteksi keuangan secara syariah demi menjamin masa depan keluarga.
“Terkadang dalam pengelolaan finansial, kita fokus mengumpulkan dana dan menabung, namun lupa akan pentingnya melindungi diri dan kekayaan,” kata Direktur UUS Maybank Indonesia, Romy Buchari dalam keterangan resmi yang diterima investortrust.id, baru-baru ini.
Menurut Romy Buchari, manajemen finansial secara syariah dapat membantu masyarakat mempersiapkan keuangan dalam menghadapi berbagai risiko untuk melindungi keluarga. Alhasil, masyarakat bisa menjaga kondisi keuangan keluarga tetap stabil dan mempersiapkan masa depan keluarga secara lebih baik.
Baca Juga
OJK Catat Total Aset Keuangan Syariah Tembus Rp 2.000 Triliun
“Melalui manajemen keuangan syariah, masyarakat dapat memiliki akses dan kemudahan terhadap berbagai produk perbankan yang sesuai prinsip syariah untuk menjaga nilai aset dan melindungi diri sendiri dan keluarga, tidak hanya selama di dunia, namun hingga saat kita berpulang,” papar dia.
Romy Buchari memberikan lima tip untuk menjaga kondisi keuangan keluarga tetap stabil. “Kelima tip itu adalah manajemen utang yang efektif dan bijaksana, menyisihkan penghasilan untuk dana darurat, mendiversifikasi portofolio investasi, menyiapkan dana pensiun demi hari tua yang sejahtera, serta memilih asuransi jiwa dan kesehatan yang tepat,” tutur dia.
1. Manajemen utang yang efektif dan bijaksana
Romy Buchari menegaskan, di tengah berbagai tantangan perekonomian global, fondasi yang kuat sangat dibutuhkan untuk melindungi keuangan keluarga. Itu bisa dilakukan dengan menerapkan salah satu prinsip utama manajemen keuangan syariah, yaitu menghindari utang yang tidak diperlukan.
“Siapkan manajemen utang yang efektif, pastikan rasio cicilan terhadap pendapatan tidak melebihi 30% dengan mendahulukan cicilan produktif dibanding cicilan konsumtif untuk menjaga kondisi keuangan keluarga jangka Panjang,” tegas Romy.
Romy Buchari juga mengingatkan masyarakat agar selalu membayar utang tepat waktu dan mempertimbangkan dengan baik sebelum membeli sesuatu. Dengan begitu, cicilan bulanan yang harus dibayar tidak akan megganggu arus kas keuangan bulanan.
“Tujuan finansial juga dapat dicapai lebih cepat tanpa memiliki beban utang,” ucap dia.
2. Menyisihkan penghasilan untuk dana darurat
Romy Buchari mengungkapkan, dana darurat dan tabungan merupakan dua komponen berbeda. Tabungan ditujukan untuk mewujudkan rencana atau kebutuhan tertentu dalam keluarga, baik jangka pendek maupun panjang.
Adapun dana darurat merupakan uang yang khusus dikumpulkan untuk memenuhi kebutuhan mendesak pada masa mendatang.
“Sebagai bentuk antisipasi dan proteksi terhadap keluarga, sisihkan sebagian dari total pemasukan setiap bulannya ke dalam alokasi dana darurat,” tandas Romy.
Dia menambahkan, sebelum memulai berinvestasi, masyarakat idealnya memiliki dana darurat 3-6 kali pengeluaran rutin bulanan sehingga dapat mempersiapkan keuangan saat dihadapkan pada situasi yang tidak diinginkan.
Baca Juga
3. Diversifikasi portofolio dalam berinvestasi
Diversifikasi portofolio, menurut Romy Buchari, bisa menjadi langkah tepat untuk meminimalisasi faktor risiko investasi, termasuk penurunan nilai aset pada masa mendatang. Saat melakukan investasi, tingkat risiko selalu berbanding lurus dengan pertumbuhan hasil.
Karena itu, diversifikasi portofolio perlu dilakukan dengan cara menempatkan dana investasi ke berbagai instrumen investasi syariah yang berbeda. “Dengan memilih lebih dari satu jenis instrumen investasi, masyarakat bisa mendapatkan hasil lebih berimbang dan memaksimalkan keuntungan,” tutur Romy.
4. Menyiapkan dana pensiun untuk hari tua sejahtera
Tak kalah penting, kata Romy Buchari, adalah menyiapkan dana pensiun untuk hari tua. Dengan menyisihkan sebagian penghasilan sejak dini, masa pensiun yang sejahtera dapat diwujudkan tanpa memengaruhi kondisi keuangan dan membebani keluarga di masa depan.
“Temukan instrumen investasi syariah jangka panjang yang sesuai kebutuhan dan profil risiko untuk membangun dana pensiun, seperti reksa dana, sukuk, dan saham syariah akan membantu pencapaian dana pensiun saat dibutuhkan kelak,” ujar dia.
5. Memilih asuransi jiwa dan kesehatan yang tepat
Romy Buchari mengemukakan, kehidupan sehari-hari masyarakat tak lepas dari berbagai risiko yang bisa memengaruhi kondisi keuangan. Meskipun tidak dapat dihilangkan, risiko bisa diminimalisasi dengan memilih asuransi syariah yang sesuai kebutuhan.
“Asuransi kesehatan dapat membantu keuangan tetap stabil saat anggota keluarga sakit, sedangkan asuransi jiwa menopang kondisi keuangan jika ditinggalkan sosok pencari nafkah dalam keluarga,” ucap dia.
Dia menjelaskan, saat ini asuransi syariah juga menawarkan banyak kelebihan, seperti perlindungan hingga usia 100 tahun, pilihan untuk mewakafkan uang pertanggungan, serta memberikan kebaikan untuk kini dan nanti.
“Proteksi menjadi salah satu cara untuk melindungi dana tabungan, investasi, dan anggaran keuangan keluarga dari pengeluaran akibat hal tak terduga, sehingga tujuan keuangan keluarga tetap dapat dicapai sesuai harapan,” kata dia.
Baca Juga
Menurut Romy Buchari, untuk membantu masyarakat mengatur keuangan secara syariah, Maybank Indonesia melalui unit usaha syariah (USS) telah hadir dengan layanan Maybank Shariah Wealth Management (MySWM) pertama di Indonesia.
Romy mengemukakan, MySWM merupakan solusi keuangan menyeluruh. Melalui MySWM, masyarakat dapat memenuhi berbagai kebutuhan finansial di setiap fase perjalanan hidup lewat lima jalan kebaikan.
Lime jalan kenaikan itu, kata Romy, terdiri atas wealth creation (penciptaan kekayaan), wealth accumulation (mengakumulasi kekayaan), wealth preservation (melindungi), wealth purification (menyucikan harta), dan wealth distribution (waris dan wasiat).
Dia mencontohkan, untuk melindungi diri dan menjaga nilai kekayaan keluarga, berbagai produk dan layanan Bancassurance Syariah tersedia di MySWM, seperti Bancassurance iB, MyProtection Bijak II, dan MyProtection Rencana.

