Prudential Lakukan Ini untuk Jaga Keamanan Data Nasabah
JAKARTA, investortrust.id - Risiko serangan siber terus menghantui industri jasa keuangan, tak terkecuali di sektor perasuransian. Prudential, salah satu pelaku asuransi melakukan sejumlah langkah dalam menjaga keamanan data dari para nasabahnya.
“Kita sangat concern juga dengan cyber attack ini karena pelayanan kita 24 jam,” ujar Direktur Risiko dan Kepatuhan Prudential, Maria Rosalinda, dalam acara Seminar Indonesia Cyber Risk 2024, di Jakarta, Kamis (27/6/2024).
Lebih lanjut kata dia, salah satu bukti komitmen Prudential dalam melindungi data nasabah yaitu telah memperoleh sertifikasi ISO 27001.
Baca Juga
Sertifikasi ini sendiri merupakan pengakuan terkenal yang menunjukan dedikasi organisasi untuk melindungi aset informasinya. Sehingga membantu sebuah perusahaan dalam mengamankan data kliennya. “Kita juga sudah ISO 27001,” kata Maria.
Selain itu, lanjut Maria, pihaknya juga menerapkan multilayer security untuk melindungi data nasabah. Multilayer security ini terdiri dari sejumlah poin, mulai dari perimeter security hingga data security.
“Ada juga endpoint security, itu lebih kepada hardware dan security hardening. Tentu paling basic terkait autentikasi, ada two factor authentication,” ucapnya.
Baca Juga
Jokowi Cek Kesiapan RSUD Tamiang Layang Terima Peralatan Medis Modern
Kemudian activation security, yang berfungsi untuk melakukan matching secara berkala dengan perkembangan dari risiko keamanan siber yang terbaru. Lalu, untuk data security, kita pihaknya sudah melakukan masking yang mencakup encryption, dan Prudential berupaya untuk mengikuti standar internasional.
“Kalau berbicara cyber risk (risiko siber) kita selalu berpacu dengan waktu. Selain itu kita memang dari sisi IT dan users itu harus secara disipln untuk meng-update,” kata Maria.

