AstraPay Bidik Pertumbuhan Nilai Transaksi Bruto 30% di Tahun Ini
JAKARTA, investortrust.id - Chief Executive Officer (CEO) AstraPay, Rina Apriana menargetkan nilai transaksi bruto atau gross transaction value (GTV) perseroan dapat tumbuh 30% hingga akhir 2024. Pertumbuhan itu seiring dengan upayanya dalam merambah pasar.
“Pertumbuhannya (GTV) ada sekitar 30% (hingga akhir 2024),” ujarnya, saat ditemui media, di Jakarta, Kamis (13/6/2024).
Menurutnya, untuk periode Januari-Mei 2024 nilai GTV yang dicatatkan AstraPay sebesar Rp 19,03 triliun. “(Hingga akhir tahun) GTV yang ditargetkan mencapai Rp 52,59 triliun. Target (GTV) tahun ini kita mungkin rata-ratanya itu di Rp 4 triliun per bulan,” ucapnya.
Baca Juga
Sukses Besar, AstraPay Sanur Village 2023 Diramaikan Ribuan Pengunjung
Untuk mencapai target tersebut, lanjut Rina, salah satu yang dilakukan pihaknya adalah terus mengoptimalkan layanan quick response code Indonesian standard (QRIS) yang saat ini implementasinya semakin meluas di Indonesia karena unggul dalam kemudahan dan kecepatan dari sisi transaksi.
“AstraPay turut hadir mendukung optimalisasi penggunaan QRIS yang lebih masif untuk sejumlah merchant, khususnya bagi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM),” kata Rina.
Baca Juga
Sebagai informasi, sejak pertama kali diresmikan pada 2020 silam sampai dengan Mei 2024, total GTV AstraPay tercatat mencapai Rp 93,1 triliun.

