Gotion dan ECGO Ungkap Alasan Fokus Ojol dalam Program 1 Juta Motor Listrik
JAKARTA, investortrust.id - Gotion Indonesia dan ECGO bekerja sama dalam menyediakan 1 juta motor listrik bagi para pengemudi ojek online (ojol). Dalam program ini, pengemudi ojol bisa mendapat 1 motor listrik hanya dengan membayar cicilan Rp 55.000 per hari selama satu tahun.
Direktur ECGO, William Teng mengungkapkan, program ini dibuat setelah melihat fakta di jalanan bahwa Indonesia memiliki populasi sepeda motor yang besar, yakni sekitar 120 juta. Ini termasuk sekitar 12 juta pengemudi terlibat dalam ride-hailing, logistik, pengiriman makanan, dan layanan kurir.
Dari jumlah tersebut, sekitar 6 juta pengemudi aktif setiap hari. Mereka bepergian rata-rata 180 kilometer per hari dan menghasilkan 46 juta ton CO2 per tahun.
“Setelah 1 juta motor listrik menggantikan motor bensin, itu akan mengurangi emisi karbon sebesar 14 juta ton setiap tahun. Selain itu, membantu pemerintah menghemat Rp 5,4 triliun per tahun untuk subsidi bensin,” tutur William Teng di Westin Hotel, Jakarta, Senin (27/5/2024).
Baca Juga
Pendapatan Meningkat 40%
Selain itu, ia menjelaskan, biaya per kilometer baterai lithium hanya 15% dari bensin. William juga menyebutkan bahwa pendapatan pengemudi ojol akan meningkat sebesar 40% dengan menggunakan sepeda motor listrik.
Kendati demikian, William tidak memungkiri bahwa menggunakan motor listrik memiliki kendala terkait jarak tempuh. Maka dari itu, dalam program ini, pengemudi ojol akan diberikan 1 motor listrik sekaligus dua paket baterai.
“ECGO memberikan 2 paket baterai 2KW. Dengan demikian, pengemudi bisa berkendara 130-140 km setelah baterai terisi penuh,” ujar dia.
Baca Juga
Gandeng 9 SMK, PLN Bidik Konversi Motor Listrik Sebanyak 160 Unit pada Tahun Ini
Tidak hanya itu, William menerangkan, dengan fast charging, pengemudi bisa mengecas hingga 80% baterai hanya dalam tempo 1,5 jam, sehingga pengemudi bisa mendapat tambahan jarak 60 km lagi.

