Dorong Literasi Mahasiwa, IFG Luncurkan Buku Asuransi dan Dana Pensiun
DEPOK, investortrust.id - Indonesia Financial Group (IFG) meluncurkan buku berjudul Mengeksplor Untapped Potentials di Sektor Asuransi dan Dana Pensiun. Buku tersebut diterbitkan antara lain untuk mendorong literasi keuangan, khususnya asuransi, di kalangan mahasiswa.
“Saya atas nama IFG ingin mempersembahkan sebuah buku berisi karya-karya para penulis, akademisi, dan para pemerhati industri asuransi yang kami peroleh berdasarkan call of paper,” ujar Wakil Direktur Utama IFG, Haru Koesmahargyo pada peluncuran buku tersebut di Auditorium R Soeria Atmadja Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, Rabu (15/5/2024).
Baca Juga
Menurut Haru, literasi merupakan kata kunci untuk meningkatkan inklusi keuangan di masyarakat, terutama mahasiswa. “Berapa pun besarnya upaya pelaku asuransi untuk meningkatkan inklusi, tidak ada artinya tanpa diimbangi literasi yang memadai,” tegas dia.
Dia menjelaskan, sebagai holding BUMN asuransi, penjaminan, dan investasi, IFG ke depan bertugas tidak hanya sebatas menaungi anak subsidiaries asuransi, dana pensiun, dan investasi saja. “IFG juga bertugas mendukung masyarakat untuk ikut serta meningkatkan literasi,” tutur Haru.
Haru Koesmahargyo berharap masyarakat, khususnya mahasiswa, bisa memanfaatkan buku ini semaksimal mungkin. Dengan demikian, pengetahuan mengenai industri asuransi, investasi, dan lainnya akan semakin meningkat.
“Dengan begitu pula, mereka bisa meliterasi keluarga, kolega, sahabat, dan lingkungan sekitarnya,” kata dia.
Baca Juga
IFG Gencar Tambah Channel Distribution, Saham Himbara dan Bank Swasta
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Departemen Perizinan, Pemeriksaan Khusus dan Pengendalian Kualitas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Asep Iskandar mengatakan, buku Mengeksplor Untapped Potentials di Sektor Asuransi dan Dana Pensiun tidak sekadar menjadi platform untuk menjelaskan solusi dan tantangan yang dihadapi industri asuransi dan dana pensiun.
“Buku ini juga sebagai model untuk mempromosikan dialog antara pemangku kepentingan, dari sisi industri dan regulasi, guna membantu mengurangi risiko secara lebih efektif,” tandas dia.

