Studi Ungkap Hasil Cuan dari Kripto Cenderung di Investasikan ke Properti
JAKARTA, investortrust.id - Dalam studi yang dilakukan oleh para peneliti dari Marriott School of Business Unversitas Brigham Young, Northwestern University, Emory University, serta Imperial College London mengungkapkan bahwa para investor kripto akan cenderung mengalokasikan keuntungannya untuk membeli properti.
Asisten Profesor Keuangan di Universitas Brigham Young, Darren Aiello mengatakan bahwa keuntungan kripto yang didapatkan investor biasanya tidak dihamburkan untuk membeli barang-barang mewah. Melainkan untuk diinvestasikan ke hal yang lebih moderat, misalnya pembelian properti.
“Jika rumah tangga cenderung memperlakukan kripto seperti perjudian, maka kami berharap mereka membelanjakan keuntungannya dengan cara yang sama seperti yang dilakukan pemenang lotere,” ujarnya, melansir Bloomberg, Rabu (8/5/2024).
Baca Juga
Kerugian Kripto Karena Phising Menurun Signifikan, Sinyal Positif?
Menurutnya, dalam penelitian ini juga menyoroti dampak dari para investor kripto yang menginvestasikan hasil keuntungannya di sektor properti. Hasilnya, khusus pada wilayah dimana mata uang kripto lazim digunakan seperti di California, Nevada, Utah, dan lainnya akan membuat harga rumah di sana ikut meningkat. Begitupun sebaliknya.
Dalam hasil studi, lanjutnya, harga rumah di daerah-daerah yang familiar dengan penggunaan kripto turut meningkat 43 basis poin lebih cepat, mendorong kenaikan harga rumah US$ 2.000 dalam 12 bulan.
Baca Juga
JP Morgan: Penjualan Pasar Kripto Didorong oleh Investor Ritel
Selain itu, penelitian juga menyebutkan dalam satu dekade hingga tahun 2023 ditemukan bahwa setiap dolar yang diperoleh dalam kekayaan kripto rumah tangga juga mendorong harga rumah sekitar 15 sen selama tiga bulan berikutnya.
“Ini menunjukan pengaruh besar mata uang kripto terhadap dinamika real estat,” kata Darren.

