Kerugian Kripto Karena Phising Menurun Signifikan, Sinyal Positif?
JAKARTA, investortrust.id - Pada bulan lalu atau April 2024, kerugian yang disebabkan akibat upaya untuk mendapatkan data informasi seseorang dengan teknik pengelabuan atau phising menurun drastis yakni -46% dibanding Maret 2024.
Melansir laporan Scam Sniffer di platform X, terdapat sekitar 34.000 korban yang mengalami kerugian mencapai US$ 38 juta akibat phising kripto pada April 2024. Jumlah ini menurun 46% dibandingkan bulan sebelumnya.
Meski begitu, pada April 2024 pula, pencurian di chain base meningkat secara substansial sebesar 145% dibanding bulan sebelumnya. Dua dari 10 pencurian tunggal terbesar terjadi pada chain ini dan menyumbang 21% dari total pencurian pada April 2024.
Baca Juga
Vodafone Berambisi Integrasikan Dompet Kripto dengan SIM Ponsel
Aset yang dicuri, sebagian besar atau 88% adalah token ERC20. Mayoritas pencurian terjadi karena phising tanda tangan seperti Permit, Increase Allowance dan Uniswap Permit2 yang menyebabkan kerugian yang tidak sedikit.
Ada salah satu metode utama yang digunakan oleh para penipu, yaitu dengan akun X palsu yang memposting komentar dan disertai dengan link phising. Setiap hari juga ada peluang bag para penipu untuk meniru username proyek kripto populer.
Walaupun saat ini dompet kripto terus meningkatkan keamanannya khususnya dalam mengantisipasi phising, para pelaku pencurian wallet terus menemukan cara untuk menembusnya.

