Inilah Penopang FIF Cetak Rekor Laba Rp 4,1 Triliun
JAKARTA, investortrust.id - Federal International Finance (FIF) mencatatkan laba bersih sebesar Rp 4,1 triliun tahun 2023. Hal tersebut ditopang oleh pertumbuhan nilai penyaluran pembiayaan, jumlah booking unit, dan net service asset (NSA).
FIFASTRA, yang menyediakan layanan pembiayaan sepeda motor Honda, mencatatkan penyaluran pembiayaan Rp 26,9 triliun tahun 2023. Ini tumbuh 26,0% secara yoy, dibanding tahun 2022 yang mencatatkan pembiayaan Rp 21,4 triliun.
"Ini dengan dukungan dari lima brand services FIF. Dengan FIFASTRA, SPEKTRA, DANASTRA, FINATRA, dan AMITRA, perseroan berhasil meraih pencapaian positif pada tahun 2023," kata Presiden Direktur PT Federal International Finance (FIF) Margono Tanuwijaya, dalam keterangan yang ditulis Rabu (28/02/2024).
FIFASTRA, yang menyediakan layanan pembiayaan sepeda motor Honda, mencatatkan penyaluran pembiayaan Rp 26,9 triliun tahun 2023. Ini tumbuh 26,0% secara yoy, dibanding tahun 2022 yang mencatatkan pembiayaan Rp 21,4 triliun.
"Kontribusi dari FIFASTRA terhadap pencapaian nilai penyaluran pembiayaan FIF melampaui 60%," ungkapnya.
Dari sisi jumlah sepeda motor Honda yang didanai, FIF melalui FIFASTRA membukukan pembiayaan 1,6 juta unit tahun 2023. Angka itu naik 28,3% secara year on year (yoy), dibandingkan tahun 2022 sebanyak 1,2 juta unit.
Lebih lanjut, Margono menjelaskan, pada brand services FIF yang melayani pembiayaan multiguna yaitu DANASTRA, mencatatkan pertumbuhan nilai penyaluran pembiayaan pada tahun 2023 menjadi Rp 13,4 triliun. Kenaikannya sebesar 7,9% secara yoy, dibandingkan tahun 2022 yang mencatatkan nilai pembiayaan Rp 12,4 triliun.
Dilihat dari jumlah unit yang didanai, tumbuh 4,5% secara yoy pada tahun 2023 menjadi 1,43 juta unit, dibanding tahun 2022 sebanyak 1,36 juta unit.
Pembiayaan Mikroproduktif Melambung 239%
Kemudian FINATRA, yang menyediakan layanan pembiayaan mikroproduktif untuk pelaku usaha mikro, lecil, dan menengah (UMKM), mencatatkan nilai penyaluran pembiayaan sebesar Rp 1 triliun. Nilai ini naik 239% secara yoy, dibandingkan tahun 2022 yang mencapai Rp 310 miliar.
FINATRA adalah brand services FIF yang diluncurkan pada Juli 2022. "Dari jumlah unit kontrak UMKM yang didanai oleh FINATRA, tercatat pada tahun 2023 sebanyak lebih dari 13 ribu unit, naik 313% secara yoy dibandingkan tahun 2022 yang mencapai lebih dari 3 ribu unit," paparnya.
Untuk brand services FIF AMITRA yang menawarkan pembiayaan syariah, mencatatkan kenaikan 89,1% secara yoy pada tahun 2023, menjadi Rp 503 miliar. Pembiayaan tahun 2022 sebanyak Rp 266 miliar.
Untuk jumlah unit booking, AMITRA mencatatkan pertumbuhan sebesar 54,9% secara yoy tahun 2023, menjadi 21 ribu unit. Sedangkan pada tahun 2022 mencapai 13 ribu unit.
Di sisi lain, kinerja SPEKTRA, yang menyediakan layanan pembiayaan multiproduk mulai dari gadget, elektronika, hingga perabot rumah tangga, mengalami penurunan nilai penyaluran pembiayaan sebesar 35,9% secara yoy, menjadi Rp 451 miliar. "Begitu pula dari sisi jumlah unit yang didanai, mengalami penurunan sebesar 18,0% secara yoy menjadi 93 ribu unit," imbuhnya.
Margono membeberkan tahun 2024 akan menghadapi berbagai tantangan. Oleh karena itu, anak perusahaan PT Astra International Tbk dan bagian dari Astra Financial ini akan terus mengedepankan pertumbuhan yang dibarengi dengan inovasi dan kreativitas, dalam menyajikan solusi pembiayaan pilihan untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia.
"Tidak hanya mencatatkan pertumbuhan kinerja yang baik, kami akan tetap berkomitmen pada pertumbuhan yang berkelanjutan," ujarnya.

