KreditPro Salurkan Pembiayaan Produktif Rp 680 Miliar
JAKARTA, Investortrust.id - Perusahaan financial technology peer to peer (fintech P2P) lending PT Tri Digi Fin (KreditPro) telah menyalurkan pendanaan sebesar Rp 680 miliar. Pembiayaan didominasi sektor produktif atau usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Total pendanaan yang disalurkan tersebut terhitung dari awal KreditPro berdiri hingga saat ini.
"Sekitar Rp 680 miliar (yang telah disalurkan sejak 2018), mostly UMKM," ujar Credit Risk Manager KreditPro, Yane Yunita dalam acara Media Tour Success Story UMKM Binaan Fintech P2P Lending (Part 4) di kawasan Jakarta Barat, Rabu (24/1/2024).
Lebih lanjut, Yane merinci, dari total pendanaan tersebut, sebesar Rp 98 miliar tersalur di tahun 2023.
Selain itu, Yane mengungkapkan, KreditPro selalu berupaya untuk memajukan UMKM di Indonesia, supaya tersebut dilakukan dengan membuat produk yang sesuai dengan UMKM.
"Pertama itu tentu kita membuat produk yang sesuai dengan UMKM dari sisi produknya, dari sisi term pembayarannya, kita sesuaikan dengan pola usahanya dia (UMKM)," terangnya.
Kedua, kata Yane, dari sisi syarat pihaknya terus berusaha untuk menyesuaikan dengan kapabilitas UMKM.
"Seperti UMKM enggak mungkin kita meminta laporan keuangan, jadi kita sesuaikan dengan kemampuannya. Terakhir, karena kita fintech basisnya teknologi, tentu saja kita juga memperkenalkan UMKM dengan teknologi, baik dari ekosistem pembayaran, serta sistem keuangan yang ada dalam ekosistem," imbuhnya.
Sebagai informasi, KreditPro memperoleh izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai Perusahaan Penyelenggara Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi lewat Surat Tanda Berizin KEP -130/D.05/2019 pada tanggal 13 Desember 2019.

