Kehadiran IFG Life di Jiwasraya Dorong Kepercayaan Nasabah
JAKARTA, Investortrust.id - Pengamat Asuransi, Kapler Marpaung mengungkapkan, salah satu upaya yang bisa dilakukan dalam mendorong kembali kepercayaan nasabah terhadap industri asuransi ialah dengan menuntaskan 100% persoalan gagal bayar Jiwasraya yang kini tengah dibereskan oleh IFG Life.
“Itulah harapan kita untuk membuktikan kepada masyarakat bahwa perusahaan asuransi itu bertanggung jawab dengan janjinya. Harapan kita di IFG Life saja, karena dia perusahaan negara,” ujarnya, dalam FGD Asuransi bertema ‘Ke Mana Arah Bisnis PAYDI di Tahun 2024?" yang diadakan Investortrust.id di The Convergence Building, Jakarta, Selasa (19/12/2023).
Kepercayaan masyarakat yang menurun akibat kasus gagal bayar Jiwasraya tersebut, lanjut Kapler, dicerminkan oleh menurunnya premi dari produk unitlink.
Baca Juga
Bos IFG Ungkap Penentu Sukses Asuransi, dari Risk Management Sampai Klaim
“Mengapa kemarin turun unitlink, karena memang ada penurunan kepercayaan masyarakat terhadap industri asuransi jiwa yang memang tidak bisa kita pungkiri kasus-kasus gagal bayar itu memang membuat kita menjadi sedikit bekerja keras,” ujar Kapler yang juga Dosen Program MM- Fakultas Ekonomika & Bisnis UGM.
Jika merujuk data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), pendapatan premi dari produk unitlink memang tercatat tumbuh negatif 22,4% secara tahunan menjadi Rp 64,37 triliun pada kuartal ketiga tahun ini.
Baca Juga
Jiwasraya Terus Tawarkan Restrukturisasi kepada Pemegang Polis
Selain proses penyelesaian kasus gagal bayar Jiwasraya yang telah dilakukan IFG Life, menurutnya, dibutuhkan pula solusi lain yang konkret agar kepercayaan masyarakat kembali meningkat khususnya untuk produk unitlink, agar produk ini kembali recovery.
“Oleh karena itu bagaimana menumbuhkan kepercayaan masyarakat ini supaya pertumbuhan asuransi jiwa khususnya unitlink bisa naik kembali,” tukas Kapler.

