Modal Rakyat Bidik Pembiayaan Rp 1,8 Triliun Tahun Ini
JAKARTA, investortrust.id - Perusahaan financial technology (fintech) peer to peer (p2p) lending atau pinjaman online (pinjol) Modal Rakyat Indonesia (Modal Rakyat) menargetkan total pembiayaan yang dapat disalurkan di tahun ini sebesar Rp 1,8 triliun.
“Dibanding tahun lalu, kami cenderung stabil (pertumbuhannya). Target (pembiayaan) di tahun ini Rp 1,8 triliun,” ujar Chief Executive Officer (CEO) Modal Rakyat, Christian Hanggra, kepada media, di Jakarta, Senin (22/1/2024).
Target tersebut, lanjutnya, naik dibanding realisasi pembiayaan di tahun 2023 yang sebesar Rp 1,4 triliun. Jika dihitung, jumlah tersebut tumbuh 28,57% secara tahunan. “Kita sudah berhasil mendanai hampir Rp 1,4 triliun (di 2023) pada mitra-mitra kita, dan juga direct financing to borrower,” kata Christian.
Baca Juga
Bank Mandiri (BMRI) Gandeng Modal Rakyat Salurkan Pembiayaan Rp200 Miliar
Dari total pembiayaan Modal Rakyat pada 2023 tersebut, disalurkan kepada segmen small medium business (SMB) atau usaha kecil menengah (UKM). Contohnya, dari sisi perdagangan dan logistik, dan juga e-commerce.
“Bentuknya banyak yang didanai itu di segmen perdagangan dan logistik, serta e-commerce,” jelas Christian.
Sebagai informasi, Modal Rakyat merupakan sebuah platform layanan pendanaan bersama berbasis teknologi informasi (LPBBTI) yang merupakan bagian dari Fazz Group, yaitu sebuah layanan keuangan digital Asia Tenggara. (CR-13)
Baca Juga
AFPI Sebut Fintech P2P Lending Telah Salurkan Pendanaan Rp 700 Triliun Sejak 2016

