Bidik 4,2 Juta Nasabah, Bank Mandiri (BMRI) Andalkan Emas untuk Dongkrak Fee Based Income
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) membidik pendapatan berbasis komisi (fee based income) dari pengembangan layanan investasi emas atau bullion yang diluncurkan melalui aplikasi Livin’ by Mandiri pada 2 Oktober 2026.
Direktur Information Technology Bank Mandiri Sunarto mengungkapkan, layanan bullion tidak hanya memperkaya ekosistem investasi emas di Indonesia, tapi juga membuka peluang bagi pihaknya untuk mengembangkan sumber pendapatan non bunga melalui transaksi emas digital.
“Bagi Bank Mandiri, tentunya itu akan merupakan revenue stream bagi kita yang baru, fee based income, konversi dari cash ke gold dan gold ke cash, itu tentunya akan merupakan aktivitas kita yang baru,” ujarnya, menjawab pertanyaan Investortrust, dalam Paparan Kinerja Kuartal III 2026 Bank Mandiri, secara daring, Jumat (23/10/2026).
Baca Juga
Usai Tebar Dividen Interim Rp 6,16 Triliun, Bank Mandiri (BMRI) Jaga CAR di Kisaran 19%
Menurut Sunarto. Bank Mandiri memiliki basis nasabah digital yang besar untuk mengembangkan bisnis tersebut. Saat ini, Livin’ by Mandiri telah memiliki 42 juta nasabah dengan volume transaksi mencapai 15 juta transaksi setiap hari.
Ia menilai, penetrasi layanan bullion terhadap sebagian nasabah Livin’ saja berpotensi menghasilkan basis pengguna yang signifikan. Jika 10% dari total nasabah Livin’ memanfaatkan layanan tabungan emas, jumlahnya dapat mencapai 4,2 juta nasabah.
“Livin' kita sekarang mempunyai 42 juta nasabah yang setiap hari kita mempunyai 15 juta transaksi. Saya rasa itu adalah source yang paling besar bagi kita untuk men-tap ekosistem bullion ini. 10% dari 42 juta adalah angka yang sangat besar kalau bisa semua dari nasabah kita untuk membuka rekening emas,” kata Sunarto.
Baca Juga
Catat Kredit Rp 1.605,8 Triliun, Laba Bank Mandiri (BMRI) Melambung 20,7% per September 2026
Untuk menarik minat nasabah, bank berkode saham BMRI ini menghadirkan empat fitur utama layanan bullion di Livin’ by Mandiri. Pertama, pembukaan rekening tabungan emas secara digital dalam hitungan detik dengan setoran awal mulai Rp 50.000.
Kedua, nasabah dapat melakukan konversi uang tunai menjadi emas maupun emas menjadi uang tunai secara real time selama 24 jam. Ketiga, tersedia fasilitas cicilan emas dengan tenor hingga 60 bulan atau lima tahun.
“Yang terakhir, kalau misalnya ingin kita memiliki emas secara fisik juga, Mandiri memberikan opsi di ATM Emas. Kita sekarang mempunyai 28 mesin di seluruh Indonesia dan dengan harapan bahwa ke depannya kami akan menambah sesuai dengan kebutuhan itu semua,” ucap Sunarto.
