AAJI Salurkan Donasi Rp 315 Juta untuk Pemulihan Gempa NTT
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) bersama 19 perusahaan anggotanya menyalurkan donasi Rp 315 juta untuk membantu pemulihan masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ketua Dewan Pengurus AAJI Albertus Wiroyo mengungkapkan, bantuan yang disalurkan melalui program Industry Social Responsibility (ISR) tersebut disalurkan bekerja sama dengan Yayasan Benih Baik.
Bantuan tersebut, kata dia, merupakan bentuk kepedulian industri asuransi jiwa terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam.
“Melalui Program ISR ‘Kebaikan Berkelanjutan’ NTT, AAJI bersama perusahaan anggota mendukung pemulihan masyarakat terdampak,” ujar Albertus, dalam Media Briefing & Simbolis Penyerahan Donasi Program ISR ‘Kebaikan Berkelanjutan’ NTT, di Jakarta, Senin (19/10/2026).
Baca Juga
AAJI Dorong Kemudahan Klaim Asuransi Bagi Nasabah Terdampak Bencana
Menurutnya, program tersebut mencakup pembangunan sumur bor dan instalasi pipanisasi untuk menyediakan akses air bersih bagi 3.000 warga di Desa Kotakeo, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo. Selain itu, AAJI menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah kepada 150 siswa di empa sekolah di wilayah tersebut.
Sementara itu, Founder Yayasan Benih Baik Andy F Noya mengatakan, pemulihan pascagempa tidak hanya membutuhkan perbaikan infrastruktur, tapi juga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dan dukungan terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak.
“Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat membantu masyarakat dan pelajar di NTT bangkit memulihkan kehidupan mereka, dan membangun masa depan yang lebih baik,” katanya.
Di lain sisi, AAJI mencatat terdapat 29 perusahaan asuransi jiwa yang melayani masyarakat NTT, dengan total nilai pertanggungan atau sum at risk mencapai Rp 16,3 triliun. Nilai itu terdiri dari pertanggungan lni bisnis jiwa Rp 11,8 triliun dan kesehatan Rp 4,5 triliun.
Baca Juga
Klaim Asuransi Jiwa Akibat Gempa NTT Rp 152,5 Juta, AAJI Soroti Rendahnya Penetrasi
Sementara, klaim asuransi jiwa yang telah dibayarkan terkait gempa NTT tercatat Rp 152,2 juta. Pembayaran itu merupakan pemenuhan kewajiban perusahaan asuransi kepada nasabah sesuai dengan ketentuan polis.
Sebagai upaya memperluas inklusi asuransi, AAJI juga menyerahkan 60 polis asuransi mikro kepada tenaga kesehatan, guru, dan relawan di NTT. Sebanyak 30 polis berasal dari PT AXA Mandiri Financial Services dengan manfaat meninggal dunia, sedangkan 30 polis lainnya berasal dari PT Asuransi BRI Life yang mencakup perlindungan kecelakaan, kesehatan, dan meninggal dunia.
Di kesempatan yang sama, Kepala Departemen Marketing AAJI Karin Zulkarnaen menyatakan, pembayaran klaim merupakan kewajiban industri, sedangkan donasi dan pemberian polis menjadi bagian dari upaya memperluas kepedulian serta akses perlindungan bagi masyarakat.
“Klaim yang dibayarkan adalah kewajiban yang kami tepati. Donasi dan polis hari ini adalah kepedulian di luar kewajiban, sekaligus langkah awal memperluas perlindungan asuransi jiwa di NTT,” ucapnya.
