Bank BSN Gandeng Persikad dan Persiraja Garap Potensi Ekonomi Sepak Bola
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — PT Bank Syariah Nasional (BSN) menggandeng klub sepak bola Persikad Depok dan Persiraja Banda Aceh untuk memperluas ekosistem layanan keuangan syariah di sektor olahraga.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Bank BSN dengan kedua klub pada Rabu (7/10/2026). Kolaborasi mencakup eksplorasi pemanfaatan layanan perbankan syariah, transaksi digital melalui Bale Syariah by BSN, pengembangan ekosistem pembayaran, serta pemberdayaan pelaku usaha dan UMKM di sekitar klub.
Direktur Utama Bank BSN Alex Sofjan Noor mengatakan, sepak bola memiliki basis komunitas yang besar sehingga berpotensi menjadi bagian dari pengembangan ekosistem keuangan syariah.
"Kerja sama dengan Persikad dan Persiraja menjadi langkah strategis untuk memperluas kontribusi Bank BSN, sekaligus memperkenalkan solusi keuangan syariah kepada komunitas yang lebih luas," kata Alex di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Baca Juga
Bank BSN Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir Bandang di Solok
Menurut dia, ekosistem sepak bola tidak hanya mencakup klub dan pemain, tetapi juga official, suporter, UMKM, serta berbagai aktivitas ekonomi di sekitar klub. Kondisi tersebut dinilai membuka peluang penggunaan layanan keuangan syariah dalam berbagai transaksi.
Melalui kerja sama tersebut, Bank BSN akan mengeksplorasi kebutuhan keuangan klub dan pemain, transaksi suporter, hingga kebutuhan usaha dan UMKM yang berkembang di sekitar aktivitas Persikad dan Persiraja.
Presiden Klub Persiraja Banda Aceh H. Nazaruddin Dek Gam mengatakan, kerja sama dengan Bank BSN diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat dan perekonomian daerah Aceh.
"Harapan saya, ini bukan sekadar urusan sponsor, tetapi bagaimana rakyat Aceh bisa merasakan langsung manfaat kehadiran BSN," ujarnya.
Baca Juga
Bidik Potensi Emas, Bank BSN Kolaborasi Bersama MBC Perluas Ekosistem Keuangan berbasis Syariah
Nazaruddin juga berharap Bank BSN mempercepat penetrasi layanan dan jaringan di wilayah Aceh, khususnya kawasan barat mulai dari Trumon hingga Meulaboh, untuk mendukung aktivitas transaksi dan perekonomian daerah.
Adapun hingga Agustus 2026, Bale Syariah tercatat memiliki hampir 239.000 pengguna aktif dengan frekuensi transaksi lebih dari 3,29 juta kali. Volume transaksi melalui layanan tersebut mencapai sekitar Rp6,57 triliun.
Dari sisi kinerja, total aset Bank BSN hingga akhir Agustus 2026 mencapai Rp81,5 triliun, tumbuh 20,75% secara tahunan (year on year/yoy).
Penyaluran pembiayaan mencapai Rp63,2 triliun atau tumbuh 26,12% yoy. Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat Rp64 triliun, meningkat 13,19% yoy.
Pada periode yang sama, Bank BSN membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp721 miliar, naik 36,72% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
