Dapat Tambahan Dana SAL, BTN Siap Genjot Pembiayaan Sektor Perumahan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN memperoleh tambahan penempatan saldo anggaran lebih (SAL) dari pemerintah. Bank berkode saham BBTN ini berharap, tambahan yang meningkatan total dana SAL tersebut bisa memperkuat likuiditas sekaligus meningkatkan kapasitas penyaluran kredit untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengungkapkan, kepercayaan pemerintah melalui penempatan dana SAL menjadi langkah strategis dalam menjaga stabilitas likuiditas perbankan di tengah dinamika perekonomian.
Menurutnya, likuiditas yang memadai merupakan fondasi penting bagi BTN untuk menjalankan fungsi intermediasi secara optimal, sehingga penyaluran kredit dapat terus ditingkatkan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.
“Penempatan dana SAL ini sangat penting bagi kami. Ini bukan sekadar memperkuat fundamental likuiditas likuiditas perusahaan, tetapi menjadi stimulus bagi kami untuk terus menggerakkan roda perekonomian melalui penyaluran kredit yang lebih agresif namun tetap terukur,” ujar Nixon, dalam keterangan pers, Selasa (30/6/2026).
Baca Juga
Sementara itu, Direktur Treasury & International Banking BTN Venda Yuniarti mengatakan, tambahan likuiditas tersebut memberikan ruang yag lebih besar bagi pihaknya untuk mengoptimalkan fungsi intermediasi. Dana tersebut akan diarahkan ke sektor-sektor yang memiliki efek berganda terhadap ekonomi, khususnya sektor perumahan yang menjadi bisnis utama BTN.
“Tugas kami adalah memastikan likuiditas ini tersalurkan dengan efektif ke sektor riil. Kami optimistis, dengan dana SAL yang ada, BTN dapat memberikan kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan kredit yang berkualitas,” katanya.
Venda menambahkan, pengelolaan dana SAL akan tetap mengacu pada prinsip kehati-hatian Untuk menjaga efisiensi operasional agar tetap kompetitif di tengah fluktuasi pasar uang.
“Sekaligus memastikan pembiayaan yang disalurkan tepat sasaran dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi,” ucapnya.
