Prudential Rilis Produk Asuransi Kanker Payudara, Tawarkan Uang Pertanggungan hingga 140%
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Prudential Life Assurance meluncurkan produk Asuransi Jiwa PRULady, sebuah perlindungan khusus kanker payudara bagi perempuan Indonesia dengan manfaat uang pertanggungan hingga 140%.
Vice President Director Prudential Indonesia Vikas Sinha mengungkapkan, produk ini hadir sebagai respon atas meningkatnya kekhawatiran masyarakat terhadap risiko kanker payudara yang masih menjadi kasus kanker tertinggi pada perempuan di Indonesia.
“PRULady merupakan inovasi yang lahir dari kebutuhan dan kekhawatiran masyarakat khususnya para perempuan di Indonesia terhadap kondisi kesehatannya,” ujarnya, dalam peluncuran PRULady, di Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Berdasarkan data GLOBOCAN 2022, lanjut Vikas, kanker payudara merupakan kanker dengan kasus baru tertinggi pada perempuan di Indonesia, yakni sekitar 66.000 kasus atau lebih dari 30% dari total kasus kanker pada perempuan.
Baca Juga
Prudential Indonesia Sebut Inflasi Medis Masih Tinggi, Fokus Tekan Kenaikan Premi Nasabah
Selain itu, hasil survei ‘Studi Prudential - Suara Pasien Indonesia’ yang dilakukan bersama Economist Impact menunjukkan mayoritas responden masih menunda pemeriksaan maupun pengobatan. Kondisi itu membuat banyak kanker baru diketahui sudah memasuki stadium lanjut.
“Melalui PRULady, Prudential Indonesia menghadirkan solusi perlindungan komprehensif yang mencakup deteksi dini hingga pengobatan, sekaligus penguatan upaya promotif, dan preventif sehingga perempuan di Indonesia dapat terus menjalani hari mereka dan menjadi versi terhebatnya,” kata Vikas.
Menurutnya, produk ini menawarkan manfaat kondisi kritis tahap awal sebesar 25% dari uang pertanggungan ketika nasabah mulai terdiagnosis. Sementara itu, apabila penyakit berkembang hingga tahap akhir, nasabah akan memperoleh manfaat hingga 100% uang pertanggungan.
Secara keseluruhan, total manfaat perlindungan yang diberikan dapat mencapai 140%. PRULady juga memberikan manfaat bebas premi bagi nasabah yang terdiagnosis kanker payudara pada masa pembayaran premi.
“PRULady hadir untuk mendampingi nasabah yang sehat dan tidak terdiagnosa melalui manfaat PRULady Save, yaitu berupa potongan premi sebesar 5% apabila ada pemeriksaan tahunannya tidak terdiagnosis,” ucap Vikas.
Baca Juga
Produk ini dipasarkan sebagai produk perlindungan jiwa tradisional dengan premi mulai dari Rp 300.000 per bulan. Selain itu, kata Vikas, produk ini juga menjadi dukungan terhadap Rencana Aksi Nasional Kanker Payudara 2025-2034 yang berfokus pada deteksi dini dan akses pengobatan yang lebih optimal bagi masyarakat.
Di kesempatan yang sama, penyanyi sekaligus pegiat kesehatan perempuan Andien Aisyah turut membagikan pengalamannya sebagai penyintas kanker payudara. Ia mengaku pernah mengalami kebingungan ketika pertama kali terdiagnosa kanker payudara pada usia 16 tahun.
“Dari pengalaman tersebut, saya sadar bahwa risiko kanker payudara bisa datang lebih cepat, sehingga deteksi dini dan perlindungan kesehatan menjadi sangat penting,” ujarnya.
Sementara itu, Dokter Spesialis Bedah Konsultan Onkologi RS EMC Grha Kedoya Arif Winata menilai, deteksi dini menjadi faktor penting dalam meningkatkan peluang kesembuhan pasien kanker payudara.
“Peluang sembuh dan tingkat kelangsungan hidup akan jauh lebih tinggi sampai 99% apabila kanker ditemukan saat masih berupa benjolan kecil dan belum memasuki stadium lanjut,” katanya.
“Sebaliknya, jika terlambat terdeteksi dan sudah masuk stadium lanjut, penanganan menjadi lebih kompleks, proses pengobatan lebih panjang, dan biaya yang dibutuhkan juga jauh lebih besar,” sambung Arif.

