Bagikan

Pengguna Aplikasi Tring Tembus 6 Juta, Pegadaian Bidik 70% Nasabah 'Go Digital'

Poin Penting

Pengguna aplikasi Tring! Pegadaian menembus 6 juta dalam enam bulan sejak peluncuran, dari total lebih 20 juta nasabah.
Pegadaian menargetkan 70% nasabah beralih ke digital dengan fokus pada Gen Z melalui berbagai aktivitas komunitas.
Fitur tabungan emas mulai Rp10.000 menjadi daya tarik utama, sekaligus mendukung investasi dan likuiditas bagi masyarakat.

JAKARTA, investortrust.id - PT Pegadaian (Persero) mencatat jumlah pengguna aplikasi Tring! telah melampaui 6 juta nasabah. Capaian ini diraih hanya dalam waktu sekitar enam bulan sejak diluncurkan pada Oktober 2025.

Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk Pegadaian, Selfie Dewi Yanuar mengatakan, pertumbuhan tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan digital Pegadaian.

"Nasabah Tring! itu sudah lebih dari 6 juta. Kita baru launching di bulan Oktober, jadi sekitar enam bulan sudah mencapai angka tersebut," ujar Selfie di sela-sela acara Tring Golden Run 2026, Minggu (26/4/2026).

Saat ini, total nasabah Pegadaian telah melampaui 20 juta. Perseroan menargetkan sebanyak 70% dari total nasabah akan menggunakan aplikasi Tring.

Untuk mencapai target tersebut, Pegadaian cukup agresif menggarap segmen komunitas, khususnya generasi muda. Strategi ini dilakukan melalui berbagai kegiatan, mulai dari musik hingga olahraga.

"Anak-anak Gen Z akan jadi target utama kami. Saat ini sekitar 50% nasabah Tring berasal dari kalangan Gen Z," katanya.

Baca Juga

Sukses Diikuti 8.000 Pelari, Pegadaian Tring Golden Run 2026 Salurkan Donasi Rp 1,25 Miliar

Selfie menilai, fitur tabungan emas mulai Rp 10.000 juga menjadi daya tarik utama bagi generasi muda. Produk tersebut dinilai terjangkau dan cocok untuk mendorong budaya investasi sejak dini.

"Daripada beli kopi, lebih baik investasi emas," jelasnya.

Menurut Selfie, digitalisasi menjadi kunci pertumbuhan Pegadaian ke depan. Dengan dukungan lebih dari 4.030 outlet, kanal digital diklaim akan memperluas jangkauan layanan secara lebih masif.

Pegadaian juga terus memperkuat infrastruktur teknologi dan memperluas kolaborasi dengan berbagai perbankan. Langkah ini bertujuan meningkatkan akuisisi nasabah sekaligus memperluas literasi keuangan masyarakat.

Selain sebagai instrumen investasi, emas juga memiliki fungsi likuiditas. Aset tersebut dapat digadaikan sewaktu-waktu untuk memenuhi kebutuhan dana masyarakat.

"Dengan situasi ekonomi seperti sekarang, terutama dekat dengan masyarakat, yang butuhkan likuiditas artinya emas itu bisa menjadi aset yang produktif yang bukan hanya disimpan tapi juga bisa digadaikan," tutup Selfie.

Baca Juga

Pegadaian Borong Dua Penghargaan di Indonesia WOW Brand 2026

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024