Tujuh Tahun Netral Karbon, Mowilex Percepat Penurunan Emisi Lewat Panel Surya
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Mowilex Indonesia menandai tahun ketujuh berturut-turut sebagai perusahaan yang terverifikasi netral karbon. Capaian ini mencerminkan pendekatan jangka panjang yang disiplin dalam pengelolaan emisi, sekaligus upaya mempercepat transisi menuju penurunan emisi permanen berbasis infrastruktur panel surya.
Sejak pertama kali memverifikasi jejak karbon pada 2018, Mowilex secara konsisten memperluas cakupan dan meningkatkan ketelitian pengelolaan emisinya.
Penghitungan tersebut mencakup seluruh Scope 1 dan Scope 2, serta elemen-elemen signifikan dari Scope 3. Upaya ini dilakukan melalui penguatan tata kelola operasional, peningkatan kerja sama dengan pemasok, serta integrasi pengelolaan karbon ke dalam perencanaan operasional dan energi perusahaan.
Perhitungan emisi Mowilex diverifikasi secara independen oleh SCS Global sesuai standar akuntansi gas rumah kaca yang diakui secara internasional.
“Seiring berjalannya waktu, pengelolaan karbon tidak lagi menjadi sekadar laporan saja, tetapi sebuah prinsip yang secara langsung memengaruhi cara kami merencanakan penggunaan energi, menjalankan operasi, dan menentukan prioritas investasi,” ujar Chief Supply Chain Officer Mowilex Indonesia, Yossy Tresinya Prameswari dalam keterangan resminya dikutip Rabu, (31/12/2025).
Pergeseran ini menurutnya sangat penting dalam membuat penurunan emisi menjadi langkah yang praktis dan bisa diterapkan secara konsisten, bukan sekadar target ideal yang harus dicapai.
Sekitar 71% dari total konsumsi energi Mowilex berasal dari listrik, sehingga menjadi komponen terbesar dalam penggunaan energi perusahaan. Oleh karena itu, Mowilex memastikan listrik yang dibeli untuk operasionalnya telah dipadankan dengan sumber energi terbarukan bersertifikat.
Baca Juga
Prabowo Ingin Bangun Solar Panel 100 Gigawatt, Bakal Gandeng Investor Asing
“Perseroan juga berinvestasi pada pembangkit listrik berbasis energi terbarukan, seperti panel surya di kantor pusat dan pabrik, guna menekan ketergantungan pada jaringan listrik utama,” tuturnya.
Pada 2025, Mowilex meresmikan instalasi panel surya berskala besar di atap pabriknya di Cikande, Banten. Sistem tersebut dirancang untuk menurunkan konsumsi listrik pabrik hingga 25%. Sebelumnya, Mowilex telah memasang panel surya atap di kantor pusat yang beroperasi sejak 2023 dan kini memasok hingga 25% kebutuhan listrik gedung.
“Kami menghitung dan melaporkan seluruh emisi Scope 1 dan Scope 2, serta memasukkan bagian-bagian Scope 3 yang saat ini dapat kami ukur secara kredibel,” kata CEO Mowilex Indonesia, Niko Safavi.
Lebih lanjut, ia menambahkan Scope 3 adalah lingkup yang paling menantang semua orang yang bergerak di bidang manufaktur mengetahuinya, namun mengabaikannya tidak akan membuatnya hilang. Perubahan nyata dihasilkan dari eksekusi dan investasi pada infrastruktur, lebih dari sebuah sertifikat.
Untuk memperkuat transparansi dan konsistensi pelaporan, Mowilex juga telah beralih menggunakan framework akuntansi karbon ISO 14064, yang merupakan standar pelaporan gas rumah kaca yang diakui secara internasional.

