Potensi Listrik 572 MWP, Semen Indonesia (SMGR) Gandeng PLN Garap EBT
JAKARTA, Investortrust.id - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) atau SIG berkolarborasi dengan PT PLN (Persero) untuk mendorong penggunaan listrik berbasis energi baru dan terbarukan (EBT) di area operasi SIG. Guna mewujudkannya kedua perusahaan telah menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) di Jakarta, kemarin.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, PLN berkomitmen untuk bersinergi dengan SIG untuk menekan emisi karbon dan pengembangan EBT dalam skala besar. Sinergitas tersebut diharapkan menciptakan energi ramah lingkungan bagi industri di Indonesia.
Baca Juga
PLN Jalankan Keputusan Pemerintah Tak Naikkan Tarif Listrik Nonsubsidi
"Saya mengapresiasi upaya Pak Donny Arsal dan tim SIG. Semoga sesudah tanda tangan MoU ini segera bisa dimulai, dalam waktu 1 atau 2 bulan ini," kata Darmawan Prasodjo dalam sambutannya.
Sementara itu, Direktur Utama SIG Donny Arsal mengapresiasi MoU ini untuk menghadirkan energi bersih demi memenuhi kebutuhan SIG sebagai penyedia solusi bahan bangunan berkelanjutan yang terbesar di Indonesia.
Baca Juga
"Kerja sama antara SIG dan PLN diharapkan meningkatkan porsi penggunaan EBT dan mendukung tercapainya target Perusahaan dalam menurunkan intensitas emisi CO2 Scope 2 sebesar 24% di 2030 dari baseline 2019 seperti tertuang dalam Sustainability Road Map SIG," ujar Donny Arsal.
PLN nantinya siap memfasilitasi SIG menghadirkan industri hijau melalui sumber EBT dalam operasinya untuk memenuhi kebutuhan listrik di pabrik SIG dengan konsep keberlanjutan. Apalagi SIG merupakan pengguna listrik berskala besar dengan tingkat penggunaan energi listrik sekitar 2,9 terrawatt hour (TWh) per tahun atau senilai Rp 2,9 triliun per tahun.
"Mudah-mudahan kerja-sama ini bisa segera berkontribusi positif untuk pengurangan emisi dan efek rumah kaca, serta memberikan support bagi program transisi energi pemerintah," kata Donny Arsal.
Baca Juga
Saat ini, SIG memiliki lahan berupa atap bangunan, lahan, dan kolam, yang berpotensi digunakan untuk implementasi panel surya hingga 572 mega watt peak (MWp) yang terletak di SIG Ghopo Tuban, PT Semen Gresik Pabrik Rembang, PT Semen Padang, PT Semen Tonasa, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) Pabrik Tuban, SBI Pabrik Narogong, SBI Pabrik Cilacap, SBI Pabrik Loknga, PT Semen Baturaja Tbk.

