Dompet Dhuafa Sulsel Raih "Emas" Berkat Inovasi Kopi Sinjai
Poin Penting
|
MAKASSAR, Investortrust.id –Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam bidang inovasi sosial dengan meraih Gold Award dalam ajang Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2025 untuk kategori Ekonomi Inklusif yang digelar di Ballroom Unhas Hotel & Convention, Makassar, belum lama ini.
“Ini adalah bukti keseriusan Dompet Dhuafa bersama para local hero dalam memberdayakan petani kopi di Sinjai. Semoga kebermanfaatan program terus berlanjut sebagaimana mimpi para petani yang tidak pernah terputus untuk hidup sejahtera,” ujar pimpinan cabang Dompet Dhuafa SulSel Pandu Heru Satrio dalam keterangannya, Senin (4/8/2025).
Baca Juga
Lari Sambil 'Branding' Susu Lokal, Ini Keseruan Lawu Fun Run 2025 yang Didukung Dompet Dhuafa
Penghargaan ini diberikan atas program pemberdayaan bertajuk “Transformasi Petani Kopi Sinjai melalui Pemberdayaan Berbasis Kawasan Terintegrasi dan Inklusif”. Program ini menunjukkan pendekatan menyeluruh dan berkelanjutan dalam memberdayakan petani kopi di Sinjai melalui peningkatan kapasitas, dukungan ekosistem usaha, dan kolaborasi dengan berbagai pihak.
Capaian ini semakin memantapkan posisi Dompet Dhuafa sebagai lembaga filantropi yang tak hanya fokus pada penyaluran zakat dan bantuan, tetapi menciptakan solusi berkelanjutan untuk pengentasan kemiskinan dan penguatan ekonomi masyarakat melalui pendekatan inovatif.
InTechSEA 2025 diselenggarakan oleh Universitas Hasanuddin (Unhas) yang diikuti 156 karya inovasi dari berbagai sektor. Dari seluruh peserta, hanya 13 perusahaan dari sektor energi, migas, dan tambang, serta Dompet Dhuafa sebagai satu-satunya dari klaster non-government organization (NGO), yang berhasil meraih penghargaan dalam 25 kategori yang terbagi dalam lima klaster utama, yakni kemaritiman; pangan, energi, dan air; kebencanaan dan resiliensi iklim; lingkungan dan keanekaragaman; serta ekonomi inklusif.
Baca Juga
Dompet Dhuafa Targetkan 10.000 Anak Raih Pendidikan dan Harapan Hidup Lebih Baik
Ramly Usman, local hero dari kawasan Madaya Kopi Sinjai yang turut terlibat langsung dalam program ini, menambahkan inovasi itu adalah ketika kearifan lokal bertemu dengan teknologi yang humanis.

