Kreatifnya Ibu-ibu Kutai Timur, Jamur Tiram Disulap Jadi Nugget Berkat Pelatihan Pertamina
Poin Penting
|
KUTAI TIMUR, Investortrust.id - PT Pertamina EP (PEP) Sangatta Field menggelar pelatihan pengolahan produk turunan jamur tiram bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Berseri di Dusun Danau Raya, Desa Pinang Raya, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur untuk mendukung ketahanan pangan.
Kegiatan ini melibatkan penyuluh pertanian lapangan (PPL) Sangatta Selatan dan Penggerak Pengembangan Pertanian Organik Kutai Timur (P3OKT) sebagai mitra di bidang pertanian dan lingkungan.
Field Manager PEP Sangatta Field Cahyo Nugroho mengatakan, pelatihan ini merupakan bagian program tanggung jawab sosial dan lingkungan atau CSR unggulan PEP Sangatta Field bertajuk Program Berdayakan Kampung Iklim dan Tangguh melalui Pertanian Inovatif Masa Kini yang disingkat Bintang Pertiwi.
“Program pemberdayaan masyarakat ini diharapkan berkontribusi terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan di wilayah operasional perusahaan, khususnya mendukung SDG tujuan 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi,” ujar dia dalam keterangannya, Jumat (18/7/2025).
Melalui pelatihan tersebut, menurut Cahyo, anggota KWT Berseri yang sebelumnya hanya menjual jamur tiram putih secara mentah, kini memperoleh keterampilan mengolah hasil panen menjadi berbagai produk bernilai jual, seperti keripik, sambal, kerupuk, bakso, dan nugget.
“Sebagai bentuk dukungan, PEP Sangatta Field menyerahkan bantuan peralatan dapur produksi kepada KWT Berseri, antara lain blender, kompor, wajan, standing pouch, dan mesin peniris minyak untuk mendukung kegiatan UMKM yang dijalankan oleh kelompok tersebut,” imbuhnya.
Baca Juga
'Go' Digital, Teknologi ArcGIS Pertamina Bikin Urusan Perizinan Jadi Super-Cepat dan Efisien
Ketua KWT Berseri Sri Subekti menyampaikan apresiasinya terhadap pelatihan dan bantuan yang telah diberikan. Dia berharap pelatihan ini semakin memberikan semangat anggota untuk terus berinovasi sehingga bisa menambah pendapatan.
Hingga saat ini, KWT Berseri memiliki 11 rumah kumbung jamur tiram berkat pendampingan dari PEP Sangatta Field melalui program berkelanjutan. Selain fokus pada peningkatan keterampilan, dukungan juga diberikan dalam bentuk bahan pembibitan dan alat produksi untuk mendorong produktivitas serta memenuhi permintaan pasar lokal yang cukup tinggi terhadap jamur tiram putih.
Manager Communication Relations and CID PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Dony Indrawan menjelaskan komitmen perusahaan untuk terus menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan yang inovatif dan berbasis potensi lokal sehingga mampu mendukung peningkatan kemandirian masyarakat selaras dengan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (sustainable development goals/SDG).
Menurut Dony, usaha olahan jamur tiram menjadi produk makanan memberikan peluang usaha baru berbasis UMKM sehingga bermanfaat dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.
Baca Juga
Pertamina Eco RunFest 2025 Ajak Warga Lari Asyik dengan Tetap Rawat Bumi
“Kami meyakini bahwa keberhasilan program CSR perusahaan, seperti program Bintang Pertiwi ini, ditentukan kemampuan untuk menangkap potensi lokal dan membangun kolaborasi dengan penerima manfaat, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya,” jelasnya.
PT Pertamina EP (PEP) Sangatta Field merupakan bagian dari Zona 9 subholding upstream Regional 3 Kalimantan yang dinakhodai PT Pertamina Hulu Indonesia.

