Keren! Babel dan PLN Olah Sampah Jadi Energi Listrik
PANGKALPINANG, investortrust.id - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) bekerja sama dengan PLN Wilayah Babel akan mengolah sampah menjadi energi listrik. Langkah itu ditempuh sebagai salah satu upaya mengatasi masalah sampah.
"Pemanfaatan sampah organik sebagai bahan bakar pembangkit listrik ini sebagai langkah jangka pendek dalam mengatasi masalah sampah di Kota Pangkalpinang," kata Penjabat Gubernur Kepulauan Babel, Suganda Pandapotan Pasaribu di Pangkalpinang, Minggu (17/09/2023).
Menurut Suganda, pengolahan sampah menjadi energi listrik ini merupakan bagian dari Program Gubernur Langsung Eksekusi Kerja Bersama Membangun Bangka Belitung (Gule Kabung). Program ini dirilis untuk mengatasi persoalan sampah yang telah menggunung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Parit Enam Kota Pangkalpinang.
"Kami bersama PLN akan mengolah sampah organik sebagai bahan bakar pembangkit listrik. Ini merupakan program jangka pendek. Untuk jangka panjang, Pemprov Babel sedang mengupayakan pembangunan TPA regional," ujar dia.
Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil menambahkan, persoalan sampah di Pangkalpinang muncul karena TPA Parit Enam sudah kelebihan beban dan tidak mampu menampung produksi sampah masyarakat.
"Saat ini sampah masyarakat Kota Pangkalpinang yang masuk ke TPA Parit Enam sudah mencapai 170 ton per hari," tutur dia.
Dia mendukung pengolahan sampah organik menjadi bahan bakar energi listrik. Soalnya, hal itu tidak hanya mampu mengatasi masalah sampah, tetapi juga dapat meningkatkan ketersediaan energi masyarakat.
"Persoalan sampah tidak bisa dikerjakan Pemkot Pangkalpinang sendiri, kami butuh bantuan Pemprov Babel, mengingat permukiman di kota ini sudah padat untuk mendirikan TPA baru," tandas dia.(ant)

