Yayasan Mochamad Thohir Undang Karyawan BEI Ikut Seleksi Beasiswa S2 TAMBA & SAMBA
JAKARTA, investortrust.id – Yayasan Mochamad Thohir dan William & Lily Foundation mengundang karyawan Bursa Efek Indonesia (BEI) mengikuti seleksi program beasiswa TAMBA & SAMBA, untuk melanjutkan pendidikan S2 di USC Marshall School of Business di Amerika Sertikat.
Beasiswa TAMBA (Thohir Marshall MBA) & SAMBA (Soeryadjaya Marshall MBA), merupakan program yang dirancang untuk memberikan bantuan keuangan penuh kepada profesional dan entrepreneur yang ingin mengikuti program MBA International Business Education and Research (IBEAR) di USC Marshall School of Business.
Program beasiswa dengan jangka waktu pendidikan selama 1 tahun TAMBA & SAMBA ini disponsori oleh Yayasan Mochamad Thohir dan William & Lily Foundation.
Ketua Yayasan Mochamad Thohir, Garibaldi Thohir mengatakan, karyawan BEI yang dapat kesempatan mengikuti program ini akan memperoleh ilmu dan pengalaman dari salah satu sekolah bisnis terbaik di dunia.
“Kami harap setelah mereka menyelesaikan studi, kembali ke Tanah Air dan memberikan kontribusi terbaik untuk bangsa, sehingga kita bisa menjadi bangsa yang maju,’’ urai pria yang akrab disapa Boy Thohir tersebut pada acara TAMBA-SAMBA Scholarship Info Session With IDX, di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (23/7/2024).
Sosialisasi program beasiswa TAMBA & SAMBA bagi karyawan BEI tersebut turut dihadiri oleh Direktur Utama BEI Iman Rachman, Direktur Keuangan dan SDM BEI Risa E Rustam, Komisaris BEI Lany Djuwita, Founder William & Lily Foundation Edwin Soeryadjaya, Pemimpin Redaksi (Pemred) Media Massa Nasional termasuk Pemred Investortrust.id Primus Dorimulu, serta sejumlah alumni University of Southern California Indonesia (AUSCI).
Lebih lanjut Boy Thohir menyampaikan, keinginan menjalin kerja sama dengan BEI untuk memberikan beasiswa tersebut karena dirinya merupakan bagian dari keluarga besar BEI, sehingga punya tanggungjawab untuk membantu mengambangkan pasar modal Indonesia.
‘’Program beasiswa ini merupakan salah satu bentuk kontribusi keluarga Thohir melalui Yayasan Mochamad Thohir untuk memberikan kontribusi nyata kepada Indonesia,’’ urai Boy Thohir.
Adapun program beasiswa ini sudah masuk pada batch ke-47, di mana peserta terpilih sedang melanjutkan pendidikan di AS. Meski begitu Boy Thohir mengingatkan, peserta yang terpilih telah melalui seleksi dan persyaratan yang sangat ketat. Ketentuan ini juga berlaku pada perekrutan calon penerima beasiswa untuk batch-batch selanjutnya.
Baca Juga
PT Adaro Indonesia Tbk (ADRO) Raih Penghargaan Wajib Pajak yang Tertib, Transparan dan Terbesar
Dikatakan Boy Thohir, seleksi ketat diberlakukan karena Program MBA IBEAR di USC Marshall School of Business merupakan salah satu yang terbaik, sehingga biaya pendidikannya sangat mahal, begitu pula dengan biaya hidup di AS. “Makanya jarang sekali yang memberikan beasiswa full ke Los Angeles, Amerika Serikat,’’ imbuhnya.
Untuk itu peserta yang nantinya terpilih diminta untuk optimal menimba ilmu dan pengalaman, terlebih mereka yang terpilih akan bergabung dengan para mahasiswa terpilih untuk program yang sama dari penjuru dunia.
‘’Alumni USC itu jaringannya sangat luas, di Indonesia saja alumni IBEAR mencapai 2.000 orang, sehingga sedikit-banyak mereka menjadi penentu up and downnya pergerakan pasar saham di BEI,’’ kata Boy Thohir sambil berseloroh menutup sambutannya.
Sementara itu, Pendiri William & Lily Foundation yakni Edwin Soeryadjaya mengaku senang melihat peningkatan semangat, serta antusiasme profesional dan entrepreneur untuk melanjutkan studi di luar negeri.
“Ini menandakan bahwa ada dorongan lebih tinggi untuk belajar dan meningkatkan pengalaman internasional. Di dunia bisnis saat ini, penting untuk mendapat perspektif baru, keterampilan lintas budaya, dan jaringan global yang luas,” sambung Edwin.
Hal tersebut kata dia, dipastikan bisa mendukung penerima beasiswa sebagai pemimpin masa depan, dalam dunia bisnis yang semakin global dan kompetitif.
Adapun syarat kandidit yang bisa mengikuti seleksi beasiswa AUSCI Tamba & Samba sebagaimana dikutip pada laman resmi ausci.org adalah: Minimal pengalaman kerja 6 tahun, memiliki skor TOEFL 95 ke atas atau skor IELTS 7 ke atas dan memiliki skor GMAT 540 dan di atasnya
Para karyawan atau entrepeneur yang berminat bisa mengajukan aplikasi dengan batas waktu hingga 31 Agustus 2024.
Baca Juga
Boy Thohir Optimistis Prabowo Bawa Indonesia Makin Kuat dan Sukses
Langkah awal kandidat perlu mengisi formulir lamaran secara online, mengunggah Skor GMAT, Skor Bahasa Inggris (TOEFL/IELTS), pernyataan pribadi, dan surat rekomendasi.
Pengumuman kandidat terpilih dari seleksi administrasi, disampaikan pada 14 September 2024, kemudian mereka perlu menyiapkan video pendek berdurasi 3 menit dan esai berdasarkan topik yang dikirim melalui email.
Selanjutnya kandidat yang terpilih akan melakukan wawancara dengan panitia seleksi secara luring pada 10 Oktober 2024, dilanjutkan wawancara akhir dengan bagian penerimaan USC pada 15 November 2024, sementara pengumuman kandidat terpilih disampaikan pada 15 Desember 2024.

