Raih Peringkat Kepemimpinan Sangat Baik, Pertamina Geothermal Energy Buktikan Resiliensi Bisnis
JAKARTA, Investortrust.id –PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) sebagai salah satu pelaku industri panas bumi dinilai telah memberikan kontribusi positif untuk mendukung tersedianya energi bersih kepada masyarakat Indonesia. Optimalisasi potensi panas bumi sebagai sumber energi bersih juga diyakini memiliki masa depan yang cerah di Indonesia. Resiliensi bisnis ini juga dibuktikan dengan perusahaan meraih penghargaan Peringkat Kepemimpinan Sangat Baik.
"Untuk memastikan keberlanjutan dan dukungan bagi terwujudnya energi bersih ini, tentu kami harus menjalankan juga melalui implementasi praktik bisnis yang bertanggung jawab secara lingkungan, sosial, dan tata kelola," kata oleh Direktur Keuangan PT Pertamina Geothermal Energy Nelwin Aldriansyah, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (30/11/2023).
Baca Juga
Garap Panas Bumi di Kotamobagu, Pertamina Geothermal (PGEO) Gandeng Chevron dan Mubadala
Nelwin menyampaikan hal itu setelah PGE menerima apresiasi rating tinggi dengan predikat Leadership A dalam acara ESG Disclosure Transparency Awards 2023 yang digelar di Hotel Thamrin 9 di Jakarta, Rabu (29/11/2023). Penghargaan ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Investortrust, portal data dan berita ekonomi, bekerja sama dengan Bumi Global Karbon Foundation (BGK Foundation).
Penganugerahan ESG Disclosure Transparency Awards 2023 tersebut merupakan penghargaan yang dilakukan berdasarkan pemeringkatan dan penilaian faktor ESG dalam Sustainability Report (SR). "Tentunya kami sangat berterima kasih dengan penghargaan dari Investortrust tersebut. Penghargaan ini tidak hanya mencerminkan dedikasi PT Pertamina Geothermal Energy Tbk terhadap keberlanjutan, tetapi juga menegaskan posisi kami sebagai pemimpin dalam transparansi praktik bisnis yang bertanggung jawab secara lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan. Bisnis masa depan tak lepas dari bagaimana pelaku industri menjalankan usahanya secara berkelanjutan dan transparan,” tutur Nelwin.
Baca Juga
Lanjutkan Pertumbuhan, Laba Pertamina Geothermal (PGEO) Jadi Segini
Lebih lanjut Nelwin menyampaikan bahwa apresiasi ini menjadi semangat perseroan untuk terus tumbuh ke depan. Penghargaan tersebut akan menjadi pemicu perusahaan untuk terus memberikan akses ke energi bersih yang andal dan terjangkau, bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Kapasitas Terpasang 1.877 MW
Pertamina Geothermal Energy atau PGE ini merupakan bagian dari Subholding Power & New Renewable Energy (PNRE) PT Pertamina (Persero), yang bergerak di bidang eksplorasi, eksploitasi, dan produksi panas bumi. PGE mengelola 13 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) dan 1 Wilayah Kerja Penugasan, dengan kapasitas terpasang sebesar 1.877 MW, di mana 672 MW dioperasikan dan dikelola langsung oleh PGE dan 1.205 MW dikelola dengan skema Kontrak Operasi Bersama.
Kapasitas terpasang panas bumi di wilayah kerja PGE berkontribusi sekitar 80% dari total kapasitas terpasang panas bumi di Indonesia. Sedangkan potensi untuk pengurangan emisi CO2 sekitar 9,7 juta ton CO2e per tahun.
Sebagai world class green energy company, PGE berkomitmen menciptakan nilai dengan memaksimalkan pengelolaan end-to-end potensi panas bumi beserta produk turunannya, serta berpartisipasi dalam agenda dekarbonasi nasional dan global untuk menunjang Indonesia net zero emission 2060. PGE memiliki kredensial ESG yang sangat baik dengan 13 penghargaan PROPER Emas sejak 2011 sampai tahun 2022, dalam penghargaan kepatuhan lingkungan tertinggi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Peringkat & Keterlibatan ESG.
.

