Populix: Masyarakat Setuju Kendaraan Listrik Bisa Jadi Solusi untuk Lingkungan
JAKARTA, investortrust.id - Hasil survei Populix melaporkan responden atau masyarakat setuju bahwa kendaraan listrik dapat menjadi solusi untuk lingkungan.
Hal itu disampaikan Peneliti Populix, Nazmi Haddyat Tamara dalam diskusi publik Institute for Development of Economics and Finance (Indef) yang bertajuk "Jelang Debat 4: Bagaimana Kesadaran Masyarakat Terhadap Isu Sosial dan Lingkungan" yang digelar secara virtual via Zoom, Rabu (17/1/2024).
"Jadi, kalau kita lihat di sini bahwa kendaraan listrik menjadi alternatif transportasi ramah energi itu dari skala 1-10, tingkat persetujuan mereka ada di 7,7 atau kalau kita lihat top 3 box ini artinya orang-orang yang setuju ini sekitar 58%, jadi secara awareness sudah oke," ujarnya.
Baca Juga
VinFast Asal Vietnam Bakal Kucurkan US$ 1,2 M Kembangkan Kendaraan Listrik di Indonesia
Selain itu, Nazmi mengungkapkan, masyarakat cenderung memiliki pandangan positif terhadap kendaraan listrik, melihatnya bukan hanya sebagai alternatif transportasi ramah energi, tetapi juga sebagai solusi yang potensial untuk meningkatkan kualitas udara.
Meskipun demikian, kata Syamil, sebagian besar masyarakat saat ini masih belum berencana mengadopsi kendaraan listrik dalam aktivitas sehari-hari dan belum memiliki rencana untuk meninggalkan kendaraan berbasis fosil.
"Kalau dilihat dari isu ini, mereka memang banyak memperbincangkan, persepsinya bagus, tapi secara action, secara behaviour mereka belum berencana untuk memakai atau pun meninggalkan bahan bakar fosil yang ada existing sekarang," imbuhnya.
Baca Juga
Menhub Beberkan Kendala Penerapan Kendaraan Listrik di Indonesia
Sebagai informasi, Populix menggunakan metode survei online pada panel Populix. Di mana, terdapat 1.320 responden. Adapun, survei itu dilaksanakan pada 1-6 November 2023 dengan kriteria responden dari usia 17-40 tahun dan untuk sebaran wilayahnya sendiri dilakukan secara nasional.

