Menteri Ekonomi Finlandia: Kita Bisa Bantu Indonesia Menuju Transisi Energi
JAKARTA, investortrust.id - Pemerintah Indonesia dan Finlandia menjalin kerja sama bilateral, khususnya di bidang energi.
Menteri Ekonomi Finlandia Wille-Werner Rydman meyakini, negaranya akan bisa membantu Indonesia dalam transisi energi guna mewujudkan net zero emission 2060.
Rydman menyebutkan, Finlandia memiliki keahlian yang sangat baik dalam solusi energi bersih yang komprehensif atau menerapkan transisi energi. Pasalnya, sebagai negara beriklim dingin mereka selalu dipaksa untuk menggunakan sumber daya dengan cara yang seefektif mungkin.
Baca Juga
KLHK Dorong Pengusaha Terapkan Mitra Usaha Kehutanan, Tak Cuma Fokus Tebang Pohon
"Kita menghadapi tantangan yang sama dalam hal transisi energi dan perubahan iklim. Dan itulah mengapa saya pikir bahwa kebutuhan yang telah diakui oleh Indonesia dan keahlian yang ditawarkan Finlandia benar-benar merupakan pasangan yang cocok di mana kedua belah pihak dapat saling membantu untuk mencapai target-target yang telah kami tetapkan," kata Rydman dalam acara Smart Energy Working Day, Selasa (30/1/2024).
Lebih lanjut Rydman menyebut Finlandia adalah negara pelopor dalam bidang energi, utamanya untuk mengatasi tantangan-tantangan dalam hal perubahan iklim dan transisi energi.
Selain itu mereka juga mengoperasikan teknologi pendingin dengan biaya yang efektif dan dengan cara yang netral, serta dengan mempertimbangkan seluruh siklus hidup sistem.
"Kami tidak hanya berkomitmen pada satu solusi, atau satu teknologi, tetapi memberikan solusi yang komprehensif dan holistik. Perusahaan-perusahaan Finlandia dapat mendukung Indonesia menuju transisi energi dengan menyeimbangkan pembangkit listrik yang juga dapat menggunakan bahan bakar yang berkelanjutan," tegas Rydman.
Baca Juga
Sumber Mineral Global (SMGA) Targetkan Pendapatan Rp 1 Triliun Usai IPO
Nota kesepahaman energi yang telah ditandatangani antara Finlandia dan Indonesia disebut Rydman memberikan dasar yang sangat baik untuk melanjutkan dan memperluas kolaborasi bisnis dan inovasi mereka dengan mempromosikan energi FA yang pada dasarnya adalah energi bersih dan terbarukan, memfasilitasi pengembangan pembangkit listrik, meningkatkan sumber daya yang pada dasarnya adalah mengembangkan energi yang cerdas dan berkelanjutan, infrastruktur, dan transportasi yang netral karbon.
"Kami berharap jumlah bisnis antara Indonesia dan Finlandia akan meningkat di tahun-tahun mendatang. Finlandia adalah salah satu negara terdepan dalam sistem tenaga listrik yang fleksibel. Kekuatan kami terletak pada sistem hemat energi dan solusi siklus hidup yang menawarkan efektivitas biaya terbaik selama masa pakainya," tandas dia.
Tidak hanya itu, integrasi sistem energi yang cerdas juga disebut sebagai kekuatan Finlandia dengan C-code yang mengembangkan kemungkinan kerja sama dari berbagai sumber energi dan solusi rendah karbon yang hemat biaya dengan perjanjian efisiensi energi. Itu telah membantu mereka mencapai posisi terdepan dalam konsumsi energi.

