Air dan Harapan Mengalir untuk Warga NTT Pascagempa
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Danone Indonesia bersama Palang Merah Indonesia (PMI) menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp1 miliar untuk masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut juga mencakup sekitar 53.000 botol Aqua dan produk nutrisi untuk memenuhi kebutuhan mendesak sekaligus mendukung pemulihan awal masyarakat terdampak.
CEO Danone Indonesia Laurent Boissier mengatakan penanganan bencana membutuhkan semangat saling membantu dan kerja sama dari berbagai pihak. Dunia usaha dapat mengambil bagian sesuai kemampuan untuk mendukung masyarakat selama masa darurat hingga tahap awal pemulihan.
Baca Juga
Perkuat Strategi Ritel, Danone Gandeng Raja Susu Hadirkan 'Flagship Store'
“Ketika gempa melanda NTT, perhatian dan simpati kami tertuju kepada keluarga dan masyarakat yang terdampak. Dalam situasi seperti ini, yang terpenting adalah bagaimana kita dapat saling membantu dan mengambil bagian sesuai kemampuan masing-masing. Kami bergabung dalam upaya bersama PMI, pemerintah, komunitas, dunia usaha, dan berbagai pihak lainnya untuk membantu saudara-saudara kita melewati masa darurat dan memulai pemulihan,” ujar Laurent dikutip Senin (31/8/2026).
Dengan koordinasi tersebut, jenis bantuan dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan yang berkembang di wilayah terdampak. Dukungan produk juga diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar, khususnya ketersediaan air minum yang aman dan kebutuhan nutrisi masyarakat.
Menurut Laurent, kolaborasi menjadi penting karena penanganan bencana membutuhkan kecepatan, koordinasi, serta pemahaman terhadap kebutuhan masyarakat di lapangan.
“PMI memiliki pengalaman, jaringan, dan kemampuan kemanusiaan luas, termasuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat terdampak. Karena itu, dukungan kami disalurkan melalui PMI agar dapat menjadi bagian dari upaya kemanusiaan yang lebih besar, terkoordinasi, dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Bagi kami, solidaritas berarti menjadi bagian dari upaya bersama dan membantu sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya.
Ketua Umum PMI Jusuf Kalla mengatakan sinergi lintas sektor diperlukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana dapat terpenuhi secara efektif.
“Bantuan kali ini lebih ke dana tunai, dan ini bukan pertama kalinya untuk Danone Indonesia melainkan sudah yang keenam kali. Tiap terjadi bencana, Danone Indonesia selalu hadir menyumbang. Jadi kami sangat berterima kasih, karena ini wujud nyata pelaksanaan prinsip bisnis saat ini, yaitu ESG Environmental, Social, and Governance, yang dijalankan dengan baik,” ujar Jusuf Kalla.
Baca Juga
Danone Indonesia: Kami Dukung Program Makan Siang Gratis Prabowo - Gibran
Bantuan Disalurkan Lewat Darat dan Laut
Penyaluran bantuan dilakukan melalui jalur darat dan laut dengan menyesuaikan kondisi serta kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak. Bersama PMI, bantuan melalui jalur darat disalurkan di wilayah Manggarai.
Pasokan air minum Aqua sebelumnya telah diberikan kepada masyarakat terdampak di Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai. Penyaluran kemudian diperluas ke sejumlah wilayah pesisir melalui Kapal Kemanusiaan.
Kapal Kemanusiaan tersebut merupakan hasil kolaborasi PMI dan Kalla Lines yang telah bertolak pada Sabtu (22/8/2026). Jalur laut digunakan untuk memperluas jangkauan bantuan ke wilayah yang membutuhkan dukungan kemanusiaan.
