Terapkan HSSE di Tiga Area Operasi, PGEO Raih Penghargaan dari Pertamina
JAKARTA, investortrust.id - Perusahaan panas bumi, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) atau PGE meraih penghargaan Patra Adikriya Bhumi Utama dari PT Pertamina (Persero), atas prestasinya dalam penerapan Health, Safety, Security & Environment (HSSE) tahun 2023.
Prestasi tersebut menunjukkan komitmen PGE dalam mengimplementasikan operational excellence sebagai perusahaan energi hijau kelas dunia.
Patra Adikriya Bhumi merupakan penghargaan di bidang HSSE yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kepedulian, peran aktif, dan motivasi seluruh Unit Operasi dan Anak Perusahaan Pertamina dalam menerapkan instruksi, komitmen, dan target perusahaan guna terwujudnya HSSE Excellence.
Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Wiko Migantoro memberikan penghargaan tersebut pada PGEO dalam acara puncak Penutupan Bulan K3 Pertamina tahun 2024 di Refinery Unit (RU) III Plaju, Sumatra Selatan Selasa (05/03/2024).
Baca Juga
Pertamina Arun Gas Komitmen Jaga Keandalan Kilang dan Penerapan HSSE
Penilaian dilakukan melalui seleksi kinerja aspek HSSE tahun 2023 pada seluruh unit bisnis Grup Pertamina. Dalam kesempatan tersebut, PGE Area Ulubelu berhasil meraih Peringkat Utama, sementara PGE Area Kamojang dan PGE Area Lahendong mendapatkan Peringkat Madya.
"Prestasi ini sungguh membanggakan dan merupakan hasil dari implementasi sistem manajemen HSSE yang menyeluruh di PGE. Sebagai bagian dari upaya pencapaian operational excellence di semua aspek, PGE konsisten menerapkan aspek keselamatan, kesehatan, keamanan, dan kepatuhan lingkungan dalam semua operasinya. Penghargaan ini pantas disyukuri oleh semua insan PGE," ungkap Direktur Utama PT Geothermal Energy Tbk Julfi Hadi dalam keterangan tertulis yang diterima pada Rabu (06/03/2024).
Menurut Julfi, mempertahankan komitmen pelaksanaan program HSSE adalah hal yang sangat penting untuk mendukung pencapaian Perseroan yang lebih baik di masa depan.
"Seluruh pencapaian ini tidak terlepas dari dukungan semua pihak di PGE, pemangku kepentingan, dan masyarakat. Semoga kegiatan operasional produksi berjalan dengan aman dan lancar, serta sinergi positif yang telah terjalin dengan baik selama ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan di masa yang akan datang," pungkas Julfi.
Baca Juga
Laba Lampaui Target, Begini Prospek Saham Pertamina Geothermal (PGEO)
Sebelumnya, PGEO telah mencatatkan pertumbuhan laba dan pendapatan positif pada tahun 2023. Kinerja ini diperoleh melalui strategi efisiensi, penjualan uap dan listrik, dan pendapatan lainnya, seiring dengan ekspansi perusahaan dalam menggali potensi panas bumi di Indonesia.
PGEO membukukan peningkatan laba bersih 28,47% menjadi US$163,57 juta pada 2023, dari periode sebelumnya yaitu US$ 127,32 juta. Perolehan laba tersebut didorong pendapatan yang mencapai US$ 406,29 juta ,naik dari periode tahun sebelumnya yaitu US$ 386,07 juta.
Kontribusi pendapatan tadi berasal dari area Kamojang sebesar US$ 151,51 juta, Ulubelu sebesar US$ 120,18 juta, area Lahendong sebesar US$ 83,88 juta, area Lumut Balai US$ 41,32 juta, dan area Karaha sebesar US$ 9,38 juta. (CR-4).

