Operasi Katarak Gratis Ini Bikin Ratusan Warga Riau Tersenyum Lagi
Poin Penting
|
PEKANBARU, investortrust.id - Kepolisian Daerah (Polda) Riau bersama dengan Rumah Sakit (RS) Awal Bros, Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Riau-Kepri, dan Sekar Ayu Jiwanta Foundation menggelar bakti sosial operasi katarak gratis kepada 310 warga dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau pada Jumat (5/6/2026).
Kapolda Riau, Herry Heryawan menyatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk solidaritas kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
"Hari ini kita menguatkan satu nilai yang sangat penting, yaitu human solidarity. Sebaik-baiknya manusia adalah yang memberikan manfaat kepada sesama manusia, kegiatan ini bukan hanya soal operasi medis, tetapi bagaimana menghadirkan kembali harapan bagi saudara-saudara kita," kata Herry dalam keterangannya, Jumat (5/6/2026).
Baca Juga
Berantas Kebutaan, JEC Eye Hospitals and Clinics akan Gelar Bakti Katarak di Oktober 2024
Herry menuturkan, pengalaman mendampingi ayahnya yang mengalami gangguan penglihatan membuat dirinya memahami pentingnya kemampuan melihat dalam kehidupan sehari-hari.
"Saya merasakan sendiri bagaimana seseorang harus menjalani aktivitas dengan keterbatasan karena tidak dapat melihat dengan baik. Karena itu, ketika hari ini ada 310 masyarakat yang mendapatkan kesempatan untuk kembali melihat dunia dengan lebih jelas, maka sesungguhnya kita sedang menghadirkan harapan dan kebahagiaan bagi mereka dan keluarganya," ujarnya.
Menurut Herry, manfaat operasi katarak tidak hanya dirasakan oleh pasien, tetapi juga keluarga mereka. "Ketika seseorang kembali bisa melihat, ia bisa melihat anak dan cucunya, bisa berjalan lebih mandiri, bisa beraktivitas kembali, dan bisa menikmati kehidupan dengan lebih baik. Inilah makna sesungguhnya dari pengabdian kepada sesama," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Pembina Sekar Ayu Jiwanta Foundation Emi Wiranto menambahkan, program operasi katarak gratis tersebut merupakan bagian dari komitmen yayasan dalam membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan mata.
"Kami percaya bahwa kebaikan harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Melalui kolaborasi bersama Polda Riau, Rumah Sakit Awal Bros, dan Perdami, kami ingin membantu masyarakat yang selama ini hidup dengan keterbatasan penglihatan agar dapat kembali melihat dan menjalani hidup dengan lebih baik," kata Emi.
Ia turut menyampaikan, tingginya jumlah peserta menunjukkan masih banyak masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan mata. "Bagi kami, keberhasilan kegiatan ini bukan sekadar jumlah operasi yang dilakukan. Kebahagiaan yang sesungguhnya adalah ketika para peserta dapat kembali melihat wajah keluarga mereka, kembali beraktivitas, dan kembali memiliki harapan untuk menjalani hidup yang lebih baik," tutur Emi.
Pada kesempatan yang sama, CEO Rumah Sakit Awal Bros, Arfan Awaloeddin menyebutkan, kolaborasi tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas akses pelayanan kesehatan mata bagi masyarakat.
Baca Juga
Katarak Bukan Takdir! Primaya Hospital (PRAY) Ajak Lansia Kembali Melihat Dunia
"Katarak bukan penyakit tanpa solusi. Yang sering menjadi tantangan adalah bagaimana masyarakat dapat menjangkau layanan kesehatan yang mereka butuhkan. Karena itu, hari ini kami bersama Polda Riau, Perdami, dan Sekar Ayu Jiwanta Foundation berupaya menghadirkan pelayanan tersebut secara langsung kepada masyarakat," kata Arfan.
Tak hanya itu, Arfan juga menyampaikan apresiasi terhadap gagasan Green Policing yang diinisiasi Kapolda Riau. "Awalnya saya mengira Green Policing hanya berbicara soal penghijauan. Namun semakin saya memahami, ternyata filosofi yang dibangun jauh lebih besar, yaitu bagaimana menjaga kehidupan dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Semangat itulah yang kami rasakan dalam kegiatan ini," imbuhnya.

