Raih “Emission Transparency Awards”, Dian Swastatika (DSSA) Punya Aneka Bisnis Berbasis Hijau
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) kembali meraih penghargaan Diamond Achievement in Emission Transparency pada ajang “The Best Corporate Emission Reduction Transparency Awards 2026” yang diselenggarakan oleh Investortrust.id, Kamis (30/2026. Penghargaan diterima Direktur DSSA, Mona Susanto.
Bagi DSSA, penghargaan ini menjadi bukti dedikasi perusahaan dalam mengakselerasi transisi menuju ekonomi hijau sekaligus upaya mewujudkan masa depan rendah karbon berkelanjutan. Bagai manajemen DSSA, penghargaan ini merupakan pengakuan atas konsistensi perusahaan dalam menjalankan transisi energi yang berkelanjutan.
“Pertumbuhan ekonomi harus senantiasa berjalan selaras dengan kelestarian lingkungan. Oleh karena itu, langkah nyata diambil untuk mengakselerasi pengembangan portofolio energi rendah emisi sekaligus memperkuat fondasi ekonomi digital nasional melalui penyediaan infrastruktur teknologi yang inovatif dan bertanggung jawab,” ujar Direktur PT Dian Swastatika Sentosa Tbk David Audy melalui rilis yang diterima investortrust.id, Jumat (1/5/2026).
Pencapaian tersebut sekaligus mempertegas posisi DSSA sebagai entitas bisnis yang konsisten menyelaraskan keunggulan operasional dengan megimplementasikan prinsip environmental, social, and governance (ESG) pada setiap lini bisnis. Tahun 2026 menjadi momentum krusial bagi DSSA dalam mempercepat transformasi bisnis.
Bisnis Masa Depan
Sejalan dengan upaya menjaga performa perusahaan, Perseroan terus memperkokoh dua pilar utama masa depan, yakni energi baru dan terbarukan dan infrastruktur digital. Langkah strategis ini diwujudkan melalui ekspansi portofolio energi baru dan terbarukan (EBT) secara masif. Menejemen DSSA telah menetapkan target eksplorasi panas bumi berkapasitas 440 MW di enam wilayah strategis.
Baca Juga
Dian Swastatika (DSSA) Raih Diamond Achievement, Perkuat Komitmen Ekonomi Rendah Karbon
Enam wilayah ekspansi yang ditargetkan mulai dari Cisolok dan Cipanas di Jawa Barat, serta beberapa target lain di Sumatera, Flores, dan Sulawesi Tengah. Target pengembangan bisnis ini diwujudkan melalui kemitraan strategis dengan FirstGen Geothermal Indonesia melalui PT Daya Mas Bumi Sentosa.
Selain membidik bisnis berbasis hijau, DSAA juga mengimplementasikan komitmen hijau melalui pengoperasian pabrik panel surya terintegrasi berkapasitas 1 GW di KEK Kendal. Pabrik yang dikelola PT Trina Mas Agra Indonesia penyediaan ini fokus menyediakan solusi rooftop PV melalui PT Daya Mas Agra Sejahtera (Dian Solar) untuk mendukung efisiensi energi bagi sektor industri dan komersial.
Sementara itu, pada lini bisnis pertambangan, DSSA memelopori transisi menuju green mining. Caranya melalui elektrifikasi armada operasional (EV fleets) di PT Borneo Indobara (BIB) sebagai langkah nyata menekan emisi karbon di sektor pertambangan.
Ekosistem Digital & Solusi AI
Selain fokus pada energi bersih, DSSA secara paralel membangun infrastruktur digital yang tangguh dan inklusif. Langkah ini diperkuat melalui pembentukan MoraRepublic, entitas hasil penggabungan kekuatan Moratelindo dan MyRepublic Indonesia, yang diposisikan untuk mengakselerasi pemerataan ekosistem digital melalui jaringan fiber optic yang luas dan solusi broadband berkualitas.
Kehadiran infrastruktur konektivitas yang merata ini menjadi fondasi bagi DSSA untuk mendorong inovasi teknologi lebih jauh, termasuk kemitraan strategis Perseroan dengan iFLYTEK dalam menghadirkan transformasi berbasis Artificial Intelligence (AI) dan Large Language Model (LLM) SPARK untuk berbagai sektor industri.
Fondasi digital tersebut didukung oleh pengembangan jaringan data center nasional, termasuk fasilitas AI-ready SMX01 berkapasitas 18 MW di jantung CBD Jakarta yang dijadwalkan beroperasi pada semester kedua 2026. Seluruh upaya ini dibarengi dengan penguatan operational excellence yang lebih hijau di seluruh unit bisnis melalui digitalisasi operasional dan pengelolaan sumber daya yang terukur.

