Pertamina Hulu Energi Perkuat Narasi Energi Nasional Lewat Cara Ini
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang merupakan Subholding Upstream dari PT Pertamina (Persero), menegaskan kolaborasi strategis dengan media massa untuk memperkuat literasi publik dan membangun optimisme terhadap ketahanan energi nasional. PHE memandang peran media sebagai mitra penting dalam memastikan informasi sektor energi tersampaikan secara akurat, berimbang, dan dapat dipercaya kepada masyarakat luas.
Melalui semangat “Energizing Indonesia”, PHE berupaya memperkuat komunikasi publik di tengah dinamika industri energi global yang semakin kompleks. Perusahaan menilai keterlibatan media menjadi faktor kunci dalam membangun pemahaman masyarakat terkait ketahanan energi, yakni kemampuan suatu negara dalam menjamin ketersediaan energi secara berkelanjutan.
Baca Juga
PHE Dongkrak 'Lifting' Minyak Jadi 386.000 BOPD pada Februari 2026
Corporate Secretary Subholding Upstream Pertamina Hermansyah Y Nasroen menyampaikan bahwa hubungan dengan media tidak hanya sebatas komunikasi, tetapi berkembang menjadi kemitraan strategis.
“Media memiliki peran penting dalam menyampaikan narasi yang faktual dan konstruktif mengenai upaya industri hulu migas dalam menjaga pasokan energi nasional. Melalui kolaborasi yang kuat, kami optimistis dapat bersama-sama membangun kepercayaan publik serta mendukung agenda ketahanan energi Indonesia,” ujar dia dikutip Sabtu (11/4/2026).
Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat sinergi dengan jurnalis dalam mempercepat penyebaran informasi yang kredibel terkait transformasi industri energi. Transformasi tersebut mencakup peningkatan produktivitas, penerapan teknologi, serta inisiatif dekarbonisasi yang tengah dijalankan perusahaan.
Dalam konteks ini, PHE terus mendorong keberlanjutan energi melalui optimalisasi produksi minyak dan gas bumi sekaligus mengembangkan portofolio energi rendah karbon. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan energi saat ini dan tuntutan transisi menuju energi yang lebih bersih.
Baca Juga
PHE ONWJ Tuntaskan Fase Kritis Proyek OO-OX, Siap Tambah Produksi 3.000 BOPD
Hermansyah menegaskan bahwa praktik jurnalisme yang mengedepankan etika, akurasi, dan kualitas menjadi faktor penting dalam membangun narasi publik yang positif. Ia menyebut ketahanan energi merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, industri, dan masyarakat.
“PHE percaya bahwa ketahanan energi merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi antara perusahaan dan media menjadi kunci dalam membangun narasi positif serta memperkuat optimisme publik terhadap masa depan energi Indonesia,” kata Hermansyah.

