Steam Minta Maaf dan Bakal Rapat dengan Kemenkomdigi Imbas Viral Rating Game Ngaco
JAKARTA, investortrust.id - Polemik rating Indonesia Game Rating System (IGRS) di Steam akhirnya mereda setelah menuai protes luas dari gamer. Platform tersebut kini telah menghapus label rating bermasalah dan meminta maaf ke pemerintah Indonesia.
Sebelumnya, banyak warganet dibuat bingung dengan rating yang dinilai tidak masuk akal. Hal ini karena ada gim yang penuh kekerasan berlabel 3+, sementara gim ramah anak justru diberi rating 18+.
Baca Juga
Kemenkomdigi Ungkap Label IGRS di Steam Berpotensi Menyesatkan
Terbaru, Valve Corporation selaku pengelola Steam mengirimkan permintaan maaf pada Senin (6/4/2026). Mereka mengakui adanya miskomunikasi dalam proses uji coba sistem rating.
Steam memastikan telah menghapus seluruh label IGRS yang bermasalah dari platformnya. Sistem rating kini dikembalikan ke kondisi normal seperti sebelumnya.
Diberitakan, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) angkat suara terkait polemik ini. Pemerintah menegaskan rating tersebut bukan klasifikasi resmi yang telah diverifikasi.
“Rating yang beredar tersebut bukan merupakan hasil klasifikasi resmi IGRS. Hal ini berpotensi menimbulkan kesalahpahaman publik, terutama terkait kelayakan usia suatu gim,” ujar Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Kemenkomdigi Sonny Hendra Sudaryana, Minggu (5/4/2026).
Kemenkomdigi menyebut label tersebut berasal dari mekanisme self-assessment internal platform. Artinya, belum ada proses validasi resmi melalui sistem IGRS pemerintah.
Baca Juga
Pemerintah juga menyoroti potensi pelanggaran regulasi akibat penggunaan label tanpa verifikasi. Bahkan, opsi sanksi administratif sempat dibuka jika ditemukan pelanggaran.
Lebih lanjut, Kemenkomdigi dan Steam dijadwalkan akan menggelar rapat virtual pada esok, Selasa (7/4/2026) untuk membahas tindak lanjut. Kedua pihak juga berencana menyusun kerja sama resmi agar sistem rating lebih akurat dan terpercaya.

