Kebutuhan Energi Naik, Pertamina Perkuat Distribusi dengan Dukungan Armada Logistik Laut
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT Pertamina Patra Niaga, subholding downstream dari PT Pertamina (Persero) memastikan keandalan distribusi energi nasional tetap terjaga di tengah peningkatan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG serta dinamika geopolitik global, guna menjaga kelangsungan aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di seluruh Indonesia. Perusahaan terus memantau perkembangan global, termasuk situasi di Timur Tengah, yang berpotensi memengaruhi rantai pasok energi.
Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di berbagai daerah, kebutuhan energi nasional terutama BBM jenis gasoline dan LPG tercatat mengalami tren kenaikan. Kondisi ini mendorong perusahaan memperkuat sistem distribusi agar pasokan tetap stabil di tengah ketidakpastian eksternal.
Baca Juga
Harga Pertamax Diisukan Naik Jadi Rp 17.850 Bulan Depan, Pertamina Bilang Begini
Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo mengatakan perusahaan telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif untuk menjaga kelancaran distribusi energi nasional.
“Kami juga terus memonitor perkembangan situasi global secara intensif dan memastikan seluruh sistem distribusi energi, termasuk dukungan armada logistik dan infrastruktur distribusi, tetap beroperasi secara optimal,” ujar Mars Ega dikutip Selasa (31/3/2026).
Ia menambahkan langkah tersebut dilakukan agar pasokan energi tetap terjaga dan dapat menjangkau masyarakat di berbagai wilayah Indonesia secara merata.
Armada Kapal Jadi Tulang Punggung
Dalam mendukung distribusi energi, perusahaan mengandalkan armada kapal sebagai penghubung utama antarwilayah, mulai kilang, terminal, hingga titik suplai strategis di seluruh Indonesia.
Pertamina Patra Niaga tercatat mengoperasikan 345 armada kapal, baik milik sendiri maupun kapal sewa, yang menjadi tulang punggung distribusi energi nasional lintas wilayah. Armada ini digunakan untuk menyalurkan berbagai produk energi seperti BBM, LPG, avtur, dan produk lainnya ke seluruh pelosok, dari wilayah barat hingga timur Nusantara.
Baca Juga
Mensesneg Pastikan Pertamina Belum Berencana Menaikkan Harga BBM Subsidi dan Nonsubsidi
Perusahaan juga melakukan optimalisasi rantai pasok melalui integrasi sistem distribusi dan diversifikasi sumber pasokan guna menjaga keberlanjutan suplai energi dalam berbagai kondisi.
Di sisi lain, koordinasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan energi nasional di tengah dinamika global.
Seluruh aktivitas operasional dijalankan dengan standar health, safety, security & environment (HSSE), yaitu sistem pengelolaan keselamatan, keamanan, dan lingkungan, untuk memastikan distribusi berjalan aman dan andal.

