Lepas 750 Pemudik, Dirut Bulog Mewanti-wanti Sopir Bus agar Utamakan Keselamatan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Perum Bulog menggelar mudik gratis 2026 dengan memberangkatkan 750 pemudik menggunakan 15 unit bus menuju 15 kota tujuan di Pulau Jawa dan Sumatera. Saat melepas para pemudik, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani mewanti-wanti para sopir bus agar mengutamakan keselamatan.
Program yang mengusung tema “Mudik Aman Berbagi Harapan” ini dirancang untuk membantu masyarakat melakukan perjalanan mudik yang aman dan nyaman menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Tahun ini, Bulog menyiapkan 15 armada bus dengan rute menuju berbagai kota tujuan, antara lain Semarang, Purwokerto, Wonosari, Purwodadi, Cilacap, Yogyakarta, Klaten, Wonosobo, Purwantoro, Ponorogo, Pacitan, Ngawi, Malang, Metro Lampung, dan Palembang. Seluruh peserta mudik merupakan masyarakat umum yang telah melalui proses pendaftaran sebelumnya.
Baca Juga
Lepas Ekspor 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi, Bos Bulog: Ini Super Premium
Ahmad Rizal Ramdhani mengungkapkan, program mudik gratis ini tidak hanya memberikan fasilitas transportasi, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan kekeluargaan di tengah masyarakat.
"Program Mudik Aman Berbagi Harapan dari BUMN ini adalah program kebersamaan BUMN, termasuk Bulog, untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat," ucap Rizal saat melakukan pelepasan mudik di Kantor Perum Bulog, Jakarta, Selasa (17/3/2026).
Selain menyediakan transportasi, menurut Ahmad Rizal, Perum Bulog memberikan berbagai perlengkapan perjalanan kepada para pemudik berupa kaos dan topi mudik, goodiebag, payung, travel kit, obat-obatan perjalanan, serta konsumsi, seperti makanan ringan dan minuman berbuka puasa.
Baca Juga
"Menjelang Hari Raya Idulfitri, jutaan masyarakat Indonesia memiliki kerinduan yang sama, yaitu pulang ke kampung halaman untuk bertemu orang tua, sanak saudara, dan sahabat tercinta. Mudik bukan sekadar perjalanan dari satu kota ke kota lain, tetapi juga perjalanan batin yang mempererat silaturahmi dan kebersamaan dalam keluarga,” ujar dia.
Rizal menekankan pentingnya aspek keselamatan selama perjalanan. Para pengemudi diimbau untuk menjaga kondisi fisik dan tidak memaksakan diri jika kelelahan, demi memastikan seluruh peserta tiba di tujuan dengan selamat.
"Pak sopir harus jaga keamanan dan keselamatan para pemudik. Pak sopir tidak boleh mengantuk. Kalau ngantuk berhenti dulu, gantian sama sopir cadangan. Yang penting harus jaga keamanan dan keselamatan para pemudik," papar Rizal.

