Longsor Trenggalek–Ponorogo, Akses Jalan Dibuka Terbatas
Poin Penting
|
TRENGGALEK, investortrust.id – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menangani longsor dengan cepat dan teratur pada ruas Jalan Nasional Trenggalek–Ponorogo KM 16, Dusun Pacar, Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Setelah penanganan dilakukan, akses jalan kini dapat dilalui kendaraan secara terbatas.
Menteri PU, Dody Hanggodo menyatakan, longsor terjadi pada Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 17.30 WIB setelah wilayah Kecamatan Tugu dan sekitarnya diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi sejak pukul 14.30 WIB.
Baca Juga
Kasal: 23 Marinir TNI AL Tertimbun Longsor di Bandung Barat, 4 Ditemukan Meninggal
“Konektivitas adalah urat nadi kehidupan masyarakat. Dalam kondisi bencana, yang terpenting adalah memastikan akses tetap terbuka agar mobilitas warga, bantuan kemanusiaan, dan distribusi logistik tidak terhenti,” kata Dody dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Kamis (5/3/2026).
Menurut Dody, material longsor berupa batu berukuran besar dari tebing menutup seluruh badan jalan sehingga sempat memutus akses kendaraan roda dua maupun roda empat.
Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali melalui tim PPK 2.3 Provinsi Jawa Timur kemudian menurunkan personel dan alat berat untuk membersihkan material longsor.
Penanganan difokuskan pada pemecahan batu berukuran besar dengan estimasi volume sekitar 68 meter kubik (m3). Empat unit alat berat dikerahkan dalam proses tersebut, terdiri dari satu unit breaker, dua unit ekskavator, dan satu unit loader.
Kepala BBPJN Jawa Timur–Bali, Javid Hurriyanto menuturkan, penanganan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan faktor keselamatan karena masih terdapat potensi guguran batu dari tebing di sekitar lokasi.
“Penanganan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan pemecahan batu besar terlebih dahulu menggunakan breaker. Setelah material terpecah, baru dilakukan pengangkutan agar badan jalan bisa segera dibuka,” ujar Javid.
Dikatakan Javid, hasil pemeriksaan di lapangan juga menunjukkan struktur tembok penahan tanah di lokasi tidak mengalami kerusakan struktural akibat pergerakan tanah. Kerusakan yang terjadi hanya berupa retakan akibat benturan material batu.
Baca Juga
Tim DVI Identifikasi 20 Jenazah Korban Longsor Bandung Barat
"Saat ini, akses Jalan Nasional Trenggalek–Ponorogo dapat dilalui secara terbatas oleh kendaraan. Namun, pengguna jalan dimohon berhati-hati karena proses pembersihan material dan pengamanan lereng masih berlangsung," ucap Javid.
Selama penanganan, Kementerian PU turut berkoordinasi dengan BPBD Trenggalek, TRC-PB Multisektor, TNI, Polri, serta masyarakat setempat untuk melakukan asesmen lokasi dan pengaturan lalu lintas, termasuk menyiapkan jalur alternatif bagi pengguna jalan.

