Holywings Bakal Kasih Pendanaan ke 10 'Founder', Timothy Ronald Jadi Salah Satu Mentornya. Tertarik?
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Grup hiburan dan gaya hidup di Indonesia, Holywings Group, secara terbuka mengumumkan pencarian mitra strategis baru. Melalui unggahan terbaru di akun media sosial salah satu petingginya, Ivan Tanjaya, perusahaan tersebut menyatakan ketertarikannya untuk memberikan pendanaan (investasi) kepada 10 founder dan perusahaan terpilih.
Dalam narasi yang dibagikan, pihak Holywings menekankan bahwa dukungan yang diberikan tidak hanya berupa modal finansial (capital), tetapi juga mencakup aspek edukasi dan bimbingan bisnis alias mentoring.
Co-Founder Holywings Ivan Tanjaya mengungkapkan bahwa pentingnya kemauan dari para pemilik bisnis untuk belajar. "Edukasi dan investasi ke yang mau-mau aja, percuma kadang diajarin yang benar dan baik, malah diartikan dan di-framing jelek," tulis Ivan, dilansir dari laman resmi Instagramnya @ivantanjaya, Selasa (3/3/2026).
Ivan menjelaskan, 10 founder dan perusahaan terpilih nantinya akan langsung oleh dirinya, Timothy Ronald, dan CEO Pusat Gadai Indonesia Andrew Susanto. Menariknya, muncul Timothy Ronald yang sempat menghilang sejak dilaporkan ke Polda Metro Jaya yang juga siap menjadi mentor.
Influencer keuangan Timothy Ronald sempat dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penipuan investasi trading mata uang kripto. Setidaknya ada dua pelaporan dari member Akademi Crypto ke Polda pada Januari 2026. Pelapor mengaku tertarik dengan citra Timothy Ronald sebagai influencer finansial yang kerap memamerkan kesuksesan investasi kripto di media sosial.
Baca Juga
Hotman Paris Mau Bangun Holywings di IKN, Otorita: Masih Wacana
Kembali ke sisi bisnis, bagi para pelaku usaha yang tertarik untuk menjalin kemitraan dan mendapatkan investasi dari Holywings, berikut adalah detail mekanismenya:
● Dokumen yang Dibutuhkan:
Profil perusahaan (company profile) yang lengkap.
● Saluran Pendaftaran:
Email: business@hwgroup.id dan WhatsApp: 08119191168
Lebih lanjut, Ivan menegaskan agar calon pelamar tidak mengirimkan melalui DM (Direct Message) Instagram, melainkan langsung melalui kanal resmi di atas agar dapat segera diperiksa oleh tim internal.
"Jadi untuk orang-orang yang memang punya niat, kerja yang bagus, bisnisnya bukunya sudah hijau, tapi mau lebih hijau lagi, ayo segera daftar di sini," tambah Andrew Susanto.

