Daftar 12 Pengusaha Besar AS yang Bertemu Prabowo, Ada Pemilik Chelsea dan Inter Milan
WASHINGTON, investortrust.id - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya membocorkan nama 12 pengusaha besar AS yang bertemu Prabowo tersebut. Mereka adalah para tokoh investasi global.
Beberapa di antaranya, CEO Eldridge Industries yang juga pemilik klub Liga Inggris Chelsea dan klub basket LA Lakers Todd L Boehly, CEO Oaktree sekaligus pemilik klub Italia Inter Milan Armen Panossian, serta founder partner Global Infrastructure Partners sekaligus Senior Managing Director Blackrock Matt Harris.
Baca Juga
Bertemu 12 Bos Perusahaan Global, Prabowo Tegaskan Indonesia Bukan Lagi Raksasa Tidur
Hadir juga Co-President sekaligus Head of Global Growth Equity General Atlantic Martin Escobari, CEO Kayne Anderson Al Rabil, Managing Director Global Institute Infrastructure KKR Neil R Brown, Chairperson of the Investment Committee Levine Leichtman Capital Partners (LLCP) Michael Weinberg; Managing Partner Related Fund Management (RFM) Justin Metz, Co-President Stonepeak Luke Taylor, COO Thrive Capital Nabil Mallick, CEO Warburg Pincus Jeffrey Perlman, dan dari CEO Bernstein Equity Partners Seth Bernstein.
Seskab Teddy mengatakan, para pengusaha tersebut sebelumnya telah bekerja sama dengan Danantara Indonesia.
“Pada siang hari ini, Presiden Prabowo menerima 12 pengusaha terbesar Amerika Serikat di Washington DC, 20 Februari 2026. Para pengusaha tersebut sebelumnya telah bekerja sama dengan Danantara Indonesia sebagai pemilik aset terbesar BUMN," kata Seskab Teddy dalam keterangannya.
Seskab Teddy menjelaskan dalam pertemuan itu Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif serta membuka ruang kolaborasi yang saling menguntungkan.
Baca Juga
Di Hadapan Investor Global, Prabowo Tegaskan Kepastian Hukum dan Perkuat Kepercayaan Pasar
“Presiden Prabowo membuka seluas-luasnya peluang investasi untuk membangun sebanyak-banyaknya rantai ekonomi dan lapangan pekerjaan yang menguntungkan kepentingan dalam negeri di Indonesia,” kata Teddy.
Pertemuan di Washington DC ini sekaligus menegaskan bahwa Indonesia tengah memasuki fase baru sebagai negara yang percaya diri, stabil, dan siap menjadi pusat pertumbuhan baru dunia.

