Jelang Ramadan, IM3 Luncurkan Layanan Proteksi WhatsApp Call Pertama di Indonesia
JAKARTA, investortrust.id - Indosat Ooredoo Hutchison (ISAT) melalui brand IM3 meluncurkan fitur perlindungan WhatsApp Call menjelang Ramadan 2026. Fitur ini diklaim sebagai yang pertama di Indonesia dan hadir melalui layanan SATSPAM+ (Satuan Anti Spam dan Scam Plus).
Director & Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison Bilal Kazmi mengatakan kebutuhan perlindungan digital kini semakin mendesak. “Sejak diluncurkan pada Agustus 2025, aktivasi SATSPAM+ telah bertumbuh secara masif, hal ini menunjukkan bahwa perlindungan dari scam dan spam bukan lagi fitur tambahan, tetapi kebutuhan utama,” ujarnya di kawasan Blok M, Jakarta, Kamis (12/2/2026).
Perusahaan menyebut peluncuran ini dilakukan seiring meningkatnya risiko penipuan digital selama Ramadan. Data 2025 menunjukkan kasus penipuan digital naik 34,7% di periode tersebut, dengan 89% terjadi melalui WhatsApp dan 64% lewat panggilan telepon.
Baca Juga
Incar Momen Nataru, IM3 Platinum Tawarkan Bundling iPhone 17 Lewat Bonus Roaming
Melalui kampanye “IM3 SATSPAM+ Amankan Pejuang Ramadan”, IM3 menghadirkan perlindungan real-time terhadap ancaman scam dan spam. Perlindungan mencakup SMS, panggilan reguler, hingga kini WhatsApp Call.
Sekadar informasi, fitur SATSPAM+ didukung teknologi AIvolusi5G yang menggabungkan kecerdasan buatan (AI) dan jaringan 5G. Sistem ini memungkinkan deteksi otomatis nomor mencurigakan, pemblokiran instan, serta laporan harian yang dapat dipersonalisasi.
Selama Ramadan, IM3 menyertakan perlindungan SATSPAM+ tanpa biaya tambahan dalam Paket Ramadan. Paket yang ditawarkan mulai dari 20GB/3 hari seharga Rp 20.000, 30GB/5 hari Rp 30.000, hingga 75GB/10 hari Rp 50.000.
IM3 juga menyediakan paket bulanan 150GB/28 hari seharga Rp 150.000 dan 300GB/28 hari Rp 200.000. Paket tersebut dilengkapi bonus 5.000 menit dan SMS ke sesama IM3 dan Tri serta akses Viu atau Vidio Ultimate Mobile.
Khusus pelanggan IM3 Platinum, fitur SATSPAM+ sudah termasuk dalam layanan pascabayar. Perusahaan menegaskan bahwa di tengah lonjakan aktivitas digital Ramadan, koneksi cepat harus dibarengi perlindungan yang memadai.

