Danantara Fokus Investasi Proyek Strategis, 'Startup' Bukan Prioritas
Danantara Akui Pembiayaan Startup Bukan Prioritas, Alasannya Ini!
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Managing Director Treasury Danantara Indonesia, Ali Setiawan, menyebut pihaknya akan fokus pada rencana investasi proyek-proyek strategis. Oleh karena itu, Danantara tidak menjadikan proyek rintisan atau startup sebagai prioritas pembiayaan.
Meski bukan prioritas, Ali menekankan, Danantara membuka opsi pembiayaan apabila ada proyek startup yang memiliki imbal hasil baik dari sisi sosial maupun ekonomi.
Baca Juga
Danantara Akan Ambil Alih Tambang Martabe Lewat Perminas, Rosan: Akan Dirapatkan
"Sekarang untuk startup bukan prioritas kami saat ini, tetapi kami terbuka untuk diskusi jika ada sesuatu yang bisa kami kaitkan dengan prioritas nasional, maka itu adalah sesuatu yang bisa kami diskusikan lebih lanjut dengan berbagai pemangku kepentingan," ungkap Ali pada acara India Night 2026 di The Westin, Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Menurut Ali, Danantara telah diberikan mandat untuk fokus pada investasi sektor-sektor publik. Terlebih, kata Ali, pembiayaan Danantara berasal dari dividen perusahaan-perusahaan BUMN.
"Pendanaan kami berasal dari dividen BUMN. Namun, pada saat yang sama, kami juga mendukung beberapa prioritas nasional pemerintah, seperti proyek energi dari sampah yang saya sebutkan sebelumnya, karena negara sangat membutuhkannya," ujar Ali.
Baca Juga
Di Hadapan Pengusaha India, Petinggi Danantara Bocorkan Arah Kebijakan Investasi
Salah satu proyek prioritas yang disampaikan Ali adalah pengelolaan sampah menjadi energi listrik (PSEL) atau waste to energy. Ali menuturkan, Danantara pada dasarnya memiliki kemampuan untuk menjadi investor terbesar dalam pengelolaan proyek PSEL.
Namun, Danantara membuka kesempatan kepada investor asal luar negeri untuk terlibat dalam proyek tersebut. "Kami cukup terkejut karena ketika kami mengumumkan lelang untuk proyek ini, ada banyak minat dari beberapa negara. Hal ini karena mereka juga memiliki keahlian dan telah sukses dalam melaksanakan proyek serupa di negara mereka," ujarnya.

